Mama_malika
Baron Matael berdiri di ambang kehancuran, dipaksa memilih antara harga diri atau kelangsungan hidup. Ketika semua bangsawan menutup pintu, satu-satunya tangan yang terulur justru datang dari Losan seorang Count muda yang terkenal gila, rakus, dan tak mengenal keadilan. Kerja sama yang lahir dari keputusasaan itu menghidupkan kembali bisnis Matael, namun setiap keuntungan selalu dibayar dengan potongan yang semakin kejam, keputusan sepihak, dan permainan kekuasaan yang tidak pernah jujur. Anehnya, Matael menerima semuanya tanpa perlawanan, sikap tenang yang justru membuat Losan gelisah dan muak. Di balik kesepakatan yang timpang dan senyum tanpa emosi, tersembunyi pertanyaan yang lebih berbahaya: apakah Matael benar-benar korban dari kegilaan Losan, atau justru satu-satunya orang yang memahami cara bertahan di dunia yang sudah tidak adil sejak awal?
Saat ambisi, keserakahan, dan ketenangan dingin saling beradu, satu hal menjadi pasti tidak semua perang dimenangkan dengan kemarahan, dan tidak semua orang yang diam adalah pihak yang kalah.