shakahazali
- Reads 1,638
- Votes 607
- Parts 30
Ada doa yang tidak pernah hilang, meski zaman telah berganti.
Ahmad terbangun di dunia yang asing. Jauh dari surau, guru, dan masa yang ia kenal. Namun, di balik riuhnya Jakarta modern, ia menemukan bahwa hati manusia tetap sama: ada yang terluka, tersesat, menyimpan dengki, dan diam-diam menanti cahaya.
Saat kegelapan dari masa silam kembali mencari jalan, Ahmad harus memilih antara pulang atau menyelesaikan amanah yang telah membawanya melintasi waktu.
Sebab iman bukan hanya benteng untuk diri sendiri, melainkan cahaya bagi mereka yang hampir kehilangan arah.
⚠️ PERINGATAN HAK CIPTA & ORISINALITAS ⚠️
Cerita ini merupakan karya asli dan orisinil dari penulis. Seluruh plot, karakter, dialog, dan ide cerita dilindungi oleh undang-undang hak cipta. DILARANG KERAS melakukan plagiat, meniru, menyalin, mendistribusikan ulang, atau mengalihwahyukan sebagian atau seluruh isi naskah ini tanpa izin tertulis dari penulis. Mari saling menghargai kreativitas dan kerja keras dengan menjadi pembaca serta penulis yang bijak!