Teapena's Reading List
3 stories
MOMENT[On GOING] by dogengwaktu
dogengwaktu
  • WpView
    Reads 23,173
  • WpVote
    Votes 6,003
  • WpPart
    Parts 43
[REVISI SETELAH SELESAI] Banyak orang bilang "Move On" saja kalau nggak nanti" gamon". Namun, bila pertemuanmu dengan dia adalah kesempatan untuk memperbaiki apa yang terjadi, hanya karena terjeda oleh sesuatu yang rumit. Dan sesingkat itu Tuhan memberimu kesempatan? Ditinggalkan oleh mantan itu sakit tanpa penjelasanan apa pun. Menjalani hidup seperti layak orang Depersi berat. Bagimu, dia rumahmu. Bahkan, kalian berdua berjanji untuk menikah. Apalagi setelah melihat keluarga broken home. Hidup penuh trauma, themor, berat badan hampir tidak karuan, semua berubah. Reno pun enggan meminta maaf dan mencari Syifa. Entah apa yang terjadi pada Reno. Penuh misteri dah tidak pernah ada yang tahu. 6 tahun lebih 6 bulan perjalan pahit belum bisa mengubur yang sudah dijalin 1 tahun 4 bulan oleh Syifa bersama mantannya, Reno yang merupakan penulis Novel solo best sheller. Yang PDKT saja saset sekilas info seperti berita, putuspun nggk kira-kira. Sebagai wanita Indipenden yang protect diri dari yang namanya "Percinta" yang selalu berprinsip pada dirinya bahwa jodoh akan datang pada saat kita bertumbuh. Namun, siapa sangka yang harusnya sudah terkubur di masa lalu muncul kembali 6 tahun kemudian. Bukan membawa kebahagiaan tetapi mengoresi hati kembali. Dengan rutuhnya hubungan Syifa tetap bertekad terus megubah diri menjadi wanita karir sukses dan pendidikan menterang. Sampai hingga terhubung lagi dengannya karena bisnis sebagai mitra . Lalu apakah Syifa akan balikan lagi dengan Reno?
SIAPA AKU?  by Teapena
Teapena
  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 2
Azura masih memeluk lutut dengan tangis sepi yang ia sembunyikan, tak ingin menambah masalah. Sudah cukup hari ini tubuh mungil itu terkena cambukan. "Tenang Azura, Tuhan mendengar doamu.. " Dengan mantap Azura menghibur dirinya dan kemudian menyeka air mata yang sudah membasahi pipinya. Seolah tidak terjadi apa-apa, Azura melihat kearah cermin lalu menarik senyum lebar. Sungguh ironi untuk anak usia 9 tahun itu, harus berusaha menutupi luka yang diberikan oleh orang terdekatnya.