tarabiru
•~•~•~•~
Malam itu, jalanan lumpuh total. 8 mobil patroli mengepung sebuah kedai kopi berbentuk box di pinggir jalan, tempat dua maling bersembunyi. Pengendara berhenti, warga berkerumun, semua mata tertuju ke satu titik.
"Keluar dan menyerahlah! Kalian sudah terkepung!"
Di dalam box yang sempit dan panas, dua pemuda saling tatap. Suara pengeras suara polisi masih menggelegar dari luar.
"Gimana sih, katanya aman. Jadi buronan nih kita," bisik yang kurus sambil napasnya nggak beraturan, keringet ngalir di pelipisnya.
"Diem dulu bego, gue lagi ngechat orang dalem," jawab yang satunya, jari tangannya gemetar ngetik di layar HP yang retak. Layarnya nggak dia tunjukin.
Beberapa detik hening. Cuma ada suara napas berat dan suara orang luar yang makin berisik.
"Orang dalem lu nggak bales-bales! Mereka udah mau nendang pintu!"
"Sebentar... sebentar lagi. Percaya gue."
DUASHH
Tendangan keras menghantam dinding aluminium. Box itu bergetar.
"A-aduh iya pak bentar, ayo keluar aja takut gue klo tiba-tiba ditembak!" Yang kurus langsung nyerah, tangannya udah naik duluan sebelum pintunya kebuka.
Pintu box bergerak pelan. Siluet dua orang muncul, tangan di atas kepala, wajahnya setengah tertutup sorotan senter yang menyilaukan.
-----
@byrofiqoh.g