Jaemin
172 stories
Vacancy ✔ [revisi] by pinkishdelight
pinkishdelight
  • WpView
    Reads 6,083,652
  • WpVote
    Votes 1,153,414
  • WpPart
    Parts 108
[a sequelㅡ read 'nowhere' and 'backup' first] ❝between your vacancy, his vacant heart, and my vacantness.❞ - was #1 in fanfiction
Sannu✓ by piyelur
piyelur
  • WpView
    Reads 4,921
  • WpVote
    Votes 591
  • WpPart
    Parts 2
Dalam hubungan apapun, komunikasi itu sangat penting. ©piyelur, Januari 2023
Lagom✓ by piyelur
piyelur
  • WpView
    Reads 13,834
  • WpVote
    Votes 1,641
  • WpPart
    Parts 15
"Dosa paling besar itu, saat kau tidak mendapat maaf dari orang yang sudah meninggal. Tiket masuk surgamu langsung dicancel massal oleh para Malaikat."
THE AVES by aleexawn
aleexawn
  • WpView
    Reads 10,154
  • WpVote
    Votes 1,348
  • WpPart
    Parts 61
Jasper, Devina dan Harun adalah tiga remaja yang memiliki kepentingan masing-masing. Ketidaksengajaan serta kesamaan latar belakang dan tujuan menuntun mereka kepada sebuah kasus besar yang harus dipecahkan. Bersama-sama melabeli diri sebagai The Aves, mereka membentuk organisasi sendiri supaya terbebas dari bayang-bayang keluarga mereka. Ketiganya pun akhirnya terlibat dengan banyak penjahat kelas kakap. Bisakah ketiganya melawan sekumpulan orang dewasa jahat sedangkan mereka hanyalah sekelompok remaja? (Spin off BLACK PEARL and BLUE DIAMOND) First Chapter published March 2025 ©2025 by aleexawn
All I Am, Returned to You by SeulJin25
SeulJin25
  • WpView
    Reads 1,652
  • WpVote
    Votes 399
  • WpPart
    Parts 15
Jeno tumbuh dengan tatapan yang tak pernah melewatkannya. Jaemin tumbuh di tempat yang tak pernah benar-benar melihatnya. Terpisah sejak kecil, mereka belajar bertahan dengan cara masing-masing, tanpa tahu bahwa hidup suatu hari akan mempertemukan mereka kembali. Ketika masa lalu mulai retak dan kebenaran tak lagi bisa disembunyikan, setiap orang dipaksa memilih, tetap diam, atau akhirnya mengakui apa yang selama ini diabaikan. Ini bukan hanya tentang dua saudara kembar. Ini tentang siapa yang dipilih, siapa yang terabaikan, dan siapa yang akhirnya berani menjaga. Peringkat paling mengesankan: 🥇#1 Jaemin (26-02-2026) 🥇#1 Johnny (28-02-2026) 🥇#1 Sooyoung (10-03-2026) 🥉#3 Jeno (01-03-2026) 🥉#3 Tiffany (19-03-2026)
Eja✓ by SeoAIRA
SeoAIRA
  • WpView
    Reads 7,108
  • WpVote
    Votes 655
  • WpPart
    Parts 15
Eljano ketika dengan keluarga dan temannya itu memiliki sifat yg bertolak belakang
Tentang luka by DesryAjha
DesryAjha
  • WpView
    Reads 6,458
  • WpVote
    Votes 279
  • WpPart
    Parts 57
"roda kehidupan seseorang tiada yang tahu." tentang dia yang harus menanggung luka, tentang lelaki yang penuh luka. "ma cuma mama yang mau menyangi Jaihan tolong bertahan untuk Jaihan" "dia bukan cuma pembunuh tapi psikopat!!!!!! Jaihan Andrean!!!!!!"
7 Menit by nabella18
nabella18
  • WpView
    Reads 2,760
  • WpVote
    Votes 517
  • WpPart
    Parts 26
Di keluarga Halim yang terlihat sempurna, tidak semua anak tumbuh dengan cara yang sama. Elardio dikenal sebagai anak laki-laki bermasalah-sering terlambat, sering berkelahi, sering membantah. Setidaknya, itu yang semua orang percaya. Bahkan keluarganya sendiri. Sementara Elara, saudara kembarnya, tumbuh dalam perlindungan yang terlalu rapat. Tubuhnya lemah, kesehatannya rapuh, dan dunia terasa kejam padanya. Satu-satunya tempat aman yang ia tahu selalu ada di sisi kakaknya-meski kini jarak di antara mereka terasa semakin jauh. Tidak ada yang tahu alasan di balik kepulangan Elardio yang selalu terlambat. Tidak ada yang tahu luka yang ia obati sendiri setiap malam. Dan tidak ada yang pernah bertanya, kenapa anak yang dianggap paling bermasalah justru selalu berdiri paling depan ketika Elara dalam bahaya. Dalam rumah yang megah namun dingin, kesalahpahaman tumbuh lebih cepat daripada kasih sayang. Dan ketika kebenaran akhirnya terungkap, semuanya mungkin sudah terlambat.
Reynanda Zifary.  by stlaass
stlaass
  • WpView
    Reads 9,727
  • WpVote
    Votes 811
  • WpPart
    Parts 25
"Haruskah gua memaksakan? Dan mengikuti semuanya yang bahkan itu bukanlah kemampuan gua". Baca aja deh langsung! Saya tidak pandai membuat deskripsi ✨ Btw cerita ini agak lama ya updatenya. Maapin yaa kalo misalkan lama update, soalnya lagi sibuk di rl 😊
The Golden Cage by nonwalls
nonwalls
  • WpView
    Reads 1,826
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 35
Tidak ada manusia yang benar-benar lahir di garis start yang sama. Keluarga itu, yang namanya selalu disebut dengan nada kagum sekaligus iri-tumbuh di atas garis start yang sempurna. Hidup mereka telah dijamin aman dan nyaman hingga dewasa. Mereka hanya perlu patuh, mengikuti aturan, dan tumbuh sesuai standar keluarga yang telah ditetapkan. Di balik kemewahan itu, mereka tidak pernah benar-benar mengenal arti kebebasan, apalagi kehangatan. Namun, di luar lingkaran emas tersebut, ada kehidupan yang berjalan dengan ritme berbeda. Ada yang belajar sejak dini bahwa nilai dirinya tidak diukur dari silsilah keluarga, melainkan dari apa yang mampu ia perjuangkan sendiri. Ada pula yang memilih untuk lebih banyak mendengar dengan duduk lebih lama dan membaca lebih dalam untuk memahami manusia tanpa perlu merasa paling benar. Ia tahu, tidak semua luka membutuhkan jawaban-sebagian hanya butuh ditemani dan dipeluk erat. Ada pula yang terbiasa merawat luka yang ia sendiri pun tak tahu dari mana asalnya. Di sana, ada perempuan-perempuan yang hidup dengan cara mereka sendiri: menyimpan kelembutan, merawat mimpi, dan tertawa lepas tanpa rasa bersalah. Mereka adalah para petarung yang merajut mimpi di sela-sela lelahnya bertahan hidup, tumbuh dalam ruang yang mereka ciptakan sendiri-sebuah ruang yang penuh kebebasan dan kehangatan. Sebelum mereka saling bertemu, tidak pernah ada janji tentang kebahagiaan. Yang ada hanyalah perjalanan masing-masing, tentang ambisi, jarak, kelas sosial, dan pilihan untuk tetap menjadi manusia di tengah tuntutan untuk menjadi "sesuatu". Di atas semua itu, ada satu keyakinan kolot yang diwariskan turun-temurun: tidak semua orang pantas berdiri sejajar. Keyakinan itulah yang kelak akan diuji. Bukan oleh pemberontakan besar yang berdarah-darah, melainkan oleh pertemuan-pertemuan kecil, oleh perasaan yang tumbuh diam-diam, dan oleh keberanian untuk berkata "tidak"-bahkan jika harus menentang dan membahayakan darah mereka sendiri.