wian2697
Priyatama Suradaya mengira badai terbesar dalam hidupnya telah berlalu saat ia harus membesarkan putra tunggalnya, Arya Danu Wibawa Suradaya, seorang diri. Namun, seiring bertambahnya usia, sosok anak manis yang dulu ia timang berubah menjadi remaja yang penuh amarah, pemberontak, dan sulit dikendalikan. Setiap sudut rumah yang seharusnya menjadi tempat berteduh, kini justru terasa seperti medan perang yang menyesakkan.
Konflik memuncak ketika sebuah rahasia besar dan kehadiran orang ketiga mulai meretakkan pondasi hubungan mereka. Di balik perilaku Arya yang brutal dan sering berurusan dengan hukum, tersimpan kekecewaan mendalam yang tidak mampu diungkapkan dengan kata-kata. Priya terjepit di antara rasa tanggung jawab sebagai ayah, rasa bersalah atas masa lalu, dan kebutuhan pribadinya yang justru dianggap sebagai pengkhianatan oleh sang anak.
Ketegangan ini membawa mereka pada sebuah konfrontasi gelap yang melampaui batas kewajaran hubungan ayah dan anak. Arya bukan lagi sekadar remaja nakal; ia menjelma menjadi sosok yang obsesif dan posesif terhadap ayahnya sendiri. Di sisi lain, Priya harus menghadapi kenyataan pahit bahwa kasih sayang yang ia berikan selama ini tahun justru berujung pada kehancuran martabat dan jiwanya.
Dapatkah seorang ayah menyelamatkan anaknya yang sudah kehilangan arah, atau justru sang ayah sendirilah yang akan terseret ke dalam kegelapan yang diciptakan oleh darah dagingnya? Di kota kecil ini, rahasia mereka terkunci rapat di balik pintu rumah yang kini terasa seperti penjara.
Enggak ngerti buat sinopsis yang ciamik, jadi minta maklum ya