desinilla2716's Reading List
5 stories
Nirwana Bayang by Tatia_dn
Tatia_dn
  • WpView
    Reads 246,369
  • WpVote
    Votes 25,694
  • WpPart
    Parts 41
Elino harus kembali tinggal dengan sang Ayah setelah beberapa tahun hidup berpisah. Rumah yang dulunya tempat terhangat, kini berubah menjadi tempat asing karena kehadirannya sudah mulai dilupakan
Arah Pulang by hasnaarqh
hasnaarqh
  • WpView
    Reads 8,686
  • WpVote
    Votes 753
  • WpPart
    Parts 22
Dulu, rumah ini penuh tawa. Tapi kini, hanya sunyi yang tinggal-menyusup ke setiap sudut, menggantikan pelukan ibu dan teguran ayah. Hafka, sang sulung, memeluk luka semua orang... tapi siapa yang memeluk lukanya sendiri? Ia mencoba menjadi atap yang melindungi, tapi justru dipandang sebagai badai. Adik-adiknya tenggelam dalam duka masing-masing. Saling membelakangi, saling menyakiti, tanpa sadar, tanpa niat. Ini bukan tentang siapa yang paling menderita- Tapi tentang keluarga yang perlahan hilang arah... Dan satu hati yang bertanya, "Masih bisakah kita pulang ke rumah yang sama?"
Unspoken Scars ✓ by dekookoo
dekookoo
  • WpView
    Reads 28,617
  • WpVote
    Votes 2,595
  • WpPart
    Parts 33
(Baca selengkapnya hanya di KaryaKarsa) Jion dan Jaska, kakak adik yang tak pernah benar-benar akur. Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman justru dipenuhi dengan diam yang menggigit dan luka yang tak pernah dibicarakan. Mereka kerap bertengkar, bukan dengan kekerasan, tetapi karena luka yang tak terucap dan jarak yang semakin melebar. Hingga pada suatu malam, saat Jaska akhirnya meminta tolong di saat terburuknya, Jion memilih mengabaikan. Tragedi pun terjadi-mengguncang rumah itu dan menghancurkan segalanya. Kini Jion terjebak dalam rasa bersalah yang terus menghantui. Bisakah ia menebus kesalahannya dan memperbaiki hubungan yang hampir hancur? Ataukah semuanya sudah terlambat?
Restless Ties by bylaralisa
bylaralisa
  • WpView
    Reads 15,578
  • WpVote
    Votes 1,594
  • WpPart
    Parts 22
Di sebuah rumah yang dulu hangat oleh tawa, kini hanya sunyi yang mengendap di sela dindingnya. Daru sang kakak yang terlalu cepat dewasa karena keadaan berusaha tetap tegak meski tubuh dan hatinya perlahan runtuh. Rega sang adik yang penuh amarah dan kehilangan berdiri di tengah gelombang rasa kecewa dan rindu yang tak pernah terucap. Daru memikul terlalu banyak, terlalu diam. Rega menyimpan terlalu dalam, terlalu marah. Saat tubuh mulai tumbang dan luka tak bisa lagi disembunyikan, mereka harus memilih- memperbaiki yang retak, atau membiarkannya hancur selamanya.