WanitaMerahJambu
Tahun 2011. Kuala Lumpur.
Dalam dunia yang belum kenal TikTok, cinta masih disampaikan dengan status Facebook dan pesanan BBM. Di sudut kafe kolej yang riuh, ada seorang gadis kecil molek bernama Rena, duduk memerhati seorang lelaki tinggi berkulit cerah yang tak pernah lekang dengan beg sandang merah di belakangnya - Amran.
Dia bukan siapa-siapa. Hanya pelajar jurusan multimedia yang suka duduk senyap, jarang senyum, tapi ada sesuatu pada dirinya yang membuatkan Rena terus menoleh setiap kali dia melintasi ruang makan itu.
Mereka akhirnya menjadi rakan sekumpulan untuk tugasan - dan dari situlah semuanya bermula. Cinta yang tumbuh diam-diam. Perasaan yang dipendam bertahun-tahun. Dalam manis dan lucu kisah remaja, mereka saling jatuh hati - tapi tak pernah benar-benar mengungkapkan rasa.
Tapi waktu tak menunggu. Dan peluang bukan selalu datang dua kali.
Satu beg merah menjadi saksi perjalanan mereka - dari senyuman pertama, ke air mata terakhir, dan akhirnya...disebalik beg merah yang disandang selalu tersimpan segala perasaan yang tak pernah diluah oleh pemiliknya