Rombongan Sirkus
3 stories
MUARA KALIBRASI  by Anggita_sakuntala
Anggita_sakuntala
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
​Di ambang usia 29, Bening Althaf merasa hidupnya sedang dikepung dari segala penjuru. Karier, tuntutan pernikahan, hingga ekspektasi keluarga besar datang menagih jawaban secara bersamaan. Di mata Romo, sang ulama yang kaku, Bening hanyalah anak yang telah kehilangan arah, yang keberaniannya berdebat dianggap sebagai bentuk pembangkangan. ​Padahal, hati Bening masih menyisakan retakan lama yang belum usai. Mulai dari tujuh tahun mencintai seorang kawan dalam diam, luka ditinggal menikah, hingga hubungan terakhirnya dengan pria beda etnis yang karam karena tembok restu yang terlalu tinggi. ​Namun, Romo tidak mau tahu. Demi ambisi agar Bening tidak "dilangkahi" oleh sang adik yang sudah siap naik pelaminan, serangan bertubi-tubi dilancarkan. Tuduhan sebagai anak durhaka hingga ancaman untuk dibawa ke ustadz agar dirukyah menjadi makanan sehari-hari yang mencekik batinnya. ​Di tengah tumpukan undangan pernikahan kawan yang kian menyesakkan dan tekanan untuk mengabdi pada yayasan keluarga yang ia hindari, Bening mulai bertanya pada dirinya sendiri "Memang aku sebegitu buruknya hingga tidak berhak menentukan bahagia sendiri?" ​
NYALA JIWA by Anggita_sakuntala
Anggita_sakuntala
  • WpView
    Reads 8,801
  • WpVote
    Votes 3,893
  • WpPart
    Parts 54
[Series kedua dari Rombongan Sirkus] Dua orang dengan luka inner child yang nganga, apakah pantas bersanding bersama? Mungkin jawabanmu tidak, atau sebaiknya satu dan lainnya mencari pasangan yang lebih normal untuk memperoleh peluang menghasilkan harmoni keluarga yang lebih baik. Namun, bagaimana jika kedua anak manusia yang tumbuh dari keluarga cacat dan penuh luka ini justru disatukan dalam ikatan pernikahan. Gemuruh, riuh, amarah semuanya bergema di permukaan. Lantas yang menjadi tanda tanya, apakah ikatan ini masih layak dipertahankan? Atas luka-luka yang semakin bertumpuk.
Senyawa Rasa by Anggita_sakuntala
Anggita_sakuntala
  • WpView
    Reads 16,519
  • WpVote
    Votes 4,239
  • WpPart
    Parts 54
End [Series Pertama dari Rombongan Sirkus] Ada dua hal yang harus dimiliki untuk bisa mendapat gelar normal di usia seperempat abad, dan satu hal lagi yang akan menjadikannya paripurna. Cinta, harta, dan buah hati. Barangkali itulah budaya yang ada di negeri ini. Sebab mau disangkal bagaimanapun. Kalau di usia up 25 kita tidak bisa memperoleh satu diantaranya. Barangkali hidup kita dianggap cacat atau kurang sempurna. Lantas bagaimana jadinya kalau Saluna Sunanda Mandewi yang berasal dari trah ningrat Raharjo, yang terkenal dengan ke-paripurnaan-nya belum memiliki satupun dari ketiga hal tersebut? Karir yang masih ambigu, status hubungan yang kandas, apalagi anak? Mau punya dengan siapa kalau nikah aja belum. Hari-hari Saluna rasanya seperti dihipit beton Beratus-ratus ton. Harapan hidupnya hanya satu, menjalani hidup normal, dengan masa depan bahagia dan dicintai.