Ryandaa_
"Lin, kira-kira kebebasan itu semacam apa ya? Apa terlihat lebih indah dari gunung disini? " iris biru langit nya itu menatap penasaran kearah langit, matanya berkilau cerah menampakkan seberapa kagum ia.
Sang empu yang ditanya hanya diam, dia ikut menatap kearah langit. Tapi tidak dengan tatapan kagum maupun penasaran, namun kosong. Menurutnya sisi lain dunia tak ada bedanya, mereka tetap sama, tak ada hal spesial yang harus di kagumkan.
"Entahlah, mungkin sama saja? " ia akhirnya menjawab setelah menurunkan pandangan nya pada kota kecil disana. Memang, tidak ada kebebasan disana.
"Aku pernah dengar bahwa burung itu terbang bebas untuk mengelilingi dunia, mereka sangat menyukai kebebasan. Apa kita juga akan merasakan nya? " ia berkata sambil menatap teman nya yang selalu murung itu, teman nya yang memiliki iris Ruby itu juga menatap nya seakan menimbang kata-kata.
"... Mungkin ada saatnya kita akan bebas, dan ada saatnya kita akan musnah. "
Unknown Window.
Aku
Kau
Dan sudut buta kita
°Ryandaa_°