xylaannn
viona putri adiyaksa, gadis cantik dengan rambut nya yang sepanjang sebahu itu sedang terpuruk. bagaimana tidak terpuruk? laki laki yang menemani nya bertahun tahun dan sekarang ia tidak bisa bersama nya lagi dan yang paling buruknya ia menerima pil pahit setelah mengetahui adrian nya sudah menemukan yang baru.
****
"Duh, sebenar nya gue nggak bisa ngomong romantis kayak gini.tapi, menurut kalian, gue berdiri di sini dari tadi udah cukup manis bukan?" para siswa tertawa mendengar ucapan adrian barusan, tetapi tidak untuk viona.
"jadi, chelsi adelina, bersediakah lo jadi pacar gue?"
Deg!
seketika orang orang riuh bertepuk tangan. tertawa riang serta gembira. seakan luka tentangmu tak pernah ada sebelumnya.
Dan sekarang aku hanya menelan pil pahit setelah melihat chelsi mengangguk dan tersenyum ke arah adrian sakit.
sakit sekali.
salam,
Aku.
yang sedang merayakan kehilangan..
****
Bruk..
Cup!
viona pun langsung membulatkan matanya kala sosok pria yang ada di depan nya tak sengaja mencium nya. sial, ini ciuman pertama gue.
"s-saya nggak sengaja" ucap pria di depannya dingin
"tapi masalah nya ini ciuman pertama saya" lirih viona sambil menunduk
"sama, saya juga belum pernah menyentuh perempuan selain ibu saya, tapi saya bersedia nikahkan kamu" tegas pria itu yang mana membuat mata viona membulat.