evelibe
- Reads 17,068
- Votes 2,022
- Parts 33
"Aku yang melahirkannya, aku yang berdarah-darah menghidupinya. Jadi, jangan pernah sebut nama lelaki itu di depan anakku."
Di usianya yang baru 21 tahun, Phuwin sudah memiliki segalanya yang diimpikan banyak orang: perusahaan startup agensi kreatif yang sukses dan rumah mewah dari hasil keringatnya sendiri. Namun, di balik statusnya sebagai CEO muda yang disegani, Phuwin memegang rahasia besar yang ia kubur rapat-rapat dari dunia luar. Hebatnya, ia adalah seorang single papa dari anak perempuan berusia 5 tahun bernama Hanna-yang benar-benar lahir dari rahimnya sendiri melalui keajaiban medis saat ia masih remaja.
Hanna tumbuh menjadi anak yang super aktif, cerdas, dan sangat mirip dengan Phuwin. Dunia kecil mereka berdua terasa begitu sempurna dan penuh tawa. Bagi Hanna, Phuwin adalah "Paphu"-seorang papa sekaligus daddy yang menjadi pahlawan tunggal di hidupnya.
Namun, kepolosan Hanna mulai mengusik luka lama Phuwin saat anak itu mulai bertanya, "Kenapa Hanna enggak ada daddy?"
Setiap pertanyaan itu muncul, Phuwin hanya bisa bungkam dan mengalihkan pembicaraan. Ia menyimpan dendam dan kebencian yang mendalam pada masa lalunya-sosok ayah biologis Hanna yang pergi menelantarkannya saat ia sedang hamil tua dan sebatang kara di usia remaja.
Phuwin telah bersumpah untuk tidak akan pernah kembali ke masa lalu. Ia bertekad menjadi benteng pertahanan bagi Hanna. Namun, sampai kapan Phuwin bisa menyembunyikan identitas sang ayah, ketika separuh garis wajah Hanna adalah jiplakan nyata dari pria yang paling ia benci di dunia ini?
🔞🔞🔞
Bahasa baku/non baku campur💞