fathh_forever17
- Reads 4,274
- Votes 417
- Parts 29
"Mereka bilang, keluarga adalah pelabuhan terakhir. Namun bagi Liam, Delynn, dan Jemima, rumah bukan sekadar bangunan kayu dan batu, melainkan kumpulan memori yang tersusun dari gelak tawa yang pecah di pagi hari dan tangis yang disembunyikan di balik bantal saat malam tiba.
Di bawah nama besar William Abigail Andarino, ketiganya belajar bahwa untuk melihat pelangi yang indah, mereka harus siap menghadapi badai yang paling hebat sekalipun. Ini bukan hanya tentang menjadi sempurna, ini tentang cara mereka bertahan di antara tawa yang menyatukan dan air mata yang mendewasakan."