Laylz--24
- Reads 609
- Votes 133
- Parts 5
Rangga terbiasa mengangkat tandan sawit seberat puluhan kilogram setiap hari.
Namun menghadapi seorang bocah tengil bernama Dika ternyata jauh lebih melelahkan.
Dika yang terang-terangan menyatakan perasaannya, selalu muncul di mana saja, dan tidak pernah tahu arti kata menyerah, hanya dianggap Rangga sebagai fase sesaat yang suatu hari nanti akan dilupakan.
Setidaknya itu yang selalu ia pikirkan.
Namun seiring berjalannya waktu, tanpa disadari Dika mulai menempati tempat tersendiri di hatinya.
Tingkah aneh, rengekan, dan segala kekacauan yang selalu dibawa Dika perlahan menjadi hal yang terbiasa ia cari.
Sampai pada suatu hari, kehidupan yang selama ini berjalan biasa mulai berubah.
Rangga dihadapkan pada sebuah kenyataan yang perlahan mengancam kebahagiaannya dan menjauhkannya dari perasaan yang baru saja tumbuh untuk Dika.
Di sisi lain, Dika harus menghadapi sebuah kenyataan yang datang terlalu cepat. Sebuah kenyataan yang mampu merenggut banyak hal darinya, mengubah jalan hidupnya, dan menyeretnya ke dalam pilihan-pilihan yang tidak pernah ingin ia hadapi.
Dan sejak saat itu, hidup mereka perlahan berubah ke arah yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.