nilammld
Tidak ada yang lebih indah dari bersyukur bagi Naina. Satu persatu jerih payah, rasa sakit, perjuangan, serta do'a-do'anya terwujud. Hari demi hari menjadi kisah yang tidak pernah ia lupakan. Rumah, adalah kata yang tepat untuk melihat rasa syukur itu. Butuh bertahun-tahun untuk membangun 'rumah' yang hangat. Rumah untuk melepas penat. Rumah untuk pulang.
Ini adalah cerita karangan, segala bentuk kesamaan nama, latar waktu dan tempat, serta kejadian merupakan ketidaksengajaan.
Author sangat terbuka untuk menerima kritik dan saran yang membangun. 1 vote dari pembaca akan sangat berarti. ✌