lariketulisan
- Reads 697
- Votes 101
- Parts 2
"Jangan pernah melanggar adat. Sebab rimba selalu mengingat."
Lingan tumbuh dengan mempercayai petuah itu, hingga kedatangan seorang pemuda asing bernama Sabang mengusik ketenangan kampungnya. Tak seorang pun mengenal asal-usulnya, tetapi seolah-olah rimba telah lebih dahulu mengenal lelaki itu.
Sejak hari itu, pantangan demi pantangan mulai dilanggar. Kabut turun lebih lama dari biasanya. Jejak-jejak tua kembali muncul di lantai hutan. Dan legenda yang hanya berani dibisikkan oleh para tetua perlahan bangkit dari ingatan.
Di tanah yang menyimpan janji leluhur, tidak semua rahasia seharusnya dibangunkan kembali.
── ⋆⋅𖤓⋅⋆ ──── ⋆⋅𖤓⋅⋆ ────
Jaku Pengarang
Cerita ini merupakan karya fiksi yang terinspirasi oleh budaya Dayak Iban serta mengandung unsur BL (BxB). Seluruh tokoh, alur, dan mitologi dalam cerita merupakan hasil pengembangan imajinasi penulis.
Terima kasih kepada Kak @Millored09 yang telah berkenan memberikan izin sekaligus menjadi inspirasi bagi penulis untuk menghadirkan kisah ini. Meski terinspirasi, cerita ini memiliki alur, tokoh, dan dunia yang sepenuhnya orisinal.
(UPDATE SETIAP SABTU)