sosial
6 stories
AWATARA : KELAHIRAN API SAMADHI by Ludi_al
Ludi_al
  • WpView
    Reads 197
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 7
Bogor tahun 1966, Tomi Ardiatna, remaja yang bergulat dengan duka kehilangan ayahnya, menemukan kekuatan misterius yang membakar dalam dirinya. Bersama Widya, gadis tangguh yang menghadapi diskriminasi, dan Sam, teman setia dengan jiwa pemberontak, Tomi terseret ke dalam pusaran konspirasi yang melibatkan militer, seorang petapa India, dan rahasia kuno . Ketika seorang teman hilang, Tomi harus menghadapi kekuatan terpendamnya dan bahaya yang mengintai untuk menyelamatkan mereka yang dicintainya. Didampingi Kian, pemuda penuh teka-teki, petualangan ini mengungkap takdir yang lebih besar dari yang mereka bayangkan. Penuh aksi, misteri, dan sentuhan mitologi Hindu, Awatara: Kelahiran Api Samadhi adalah kisah epik tentang keberanian, persahabatan, dan penerimaan diri di tengah gejolak sejarah Indonesia. Peringatan dari Penulis: cerita ini mengandung elemen yang mungkin sensitif bagi sebagian pembaca, termasuk penggambaran diskriminasi sosial, kekerasan, trauma, dan referensi ke peristiwa sejarah Indonesia 1965-1966, serta penggunaan mitologi Hindu dalam konteks fiksi. Pembaca disarankan untuk membaca dengan bijak, terutama jika sensitif terhadap isu kesehatan mental, kekerasan, atau sejarah politik.
Indonesia di Tengah Gelombang Perubahan by Kabut_Gunung
Kabut_Gunung
  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
Di tengah ketidakpastian yang melanda, Indonesia menghadapi tantangan besar dari ketegangan politik, bencana alam, dan krisis sosial-ekonomi. Rencana perubahan aturan pemilu oleh DPR dan isu dinasti politik menimbulkan protes besar di kota-kota utama, menunjukkan ketegangan yang semakin memuncak. Sementara itu, bencana banjir bandang dan dampak pandemi memperburuk kondisi ekonomi, menciptakan kesulitan bagi banyak keluarga. Dalam situasi yang penuh tantangan ini, semangat gotong royong dan solidaritas rakyat Indonesia menjadi harapan utama. Cerita ini menggarisbawahi pentingnya komitmen terhadap demokrasi, transparansi, dan kekuatan bersama untuk menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian.
#2 Kumpulan Sampah Di Negeri Para Bedebah: Kalau Besar Nanti Mau Jadi Apa? by crayon_choco
crayon_choco
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
"Kalau Besar Nanti Mau Jadi Apa?" adalah sebuah kisah satir yang menggambarkan kejamnya negeri yang korup, di mana rakyat diperas hingga kering, sementara penguasa berpesta di atas penderitaan mereka. Bayu, seorang anak miskin yang bermimpi mengubah nasib, dipaksa keluar dari sekolah dan dijebloskan ke dalam sistem yang hanya mengenal satu hukum: yang miskin harus tunduk, yang berkuasa boleh berbuat sesuka hati. Ketika ayahnya tak mampu membayar pajak yang terus naik, Bayu dijual sebagai buruh di pabrik-tempat di mana anak-anak menjadi mesin, di mana kebebasan adalah ilusi, dan di mana satu pertanyaan klasik menjadi tamparan paling menyakitkan: "Kalau besar nanti mau jadi apa?" Sebuah cerita yang tajam, brutal, dan mencerminkan realitas pahit. Di negeri ini, harapan bukanlah sesuatu yang diberikan-tetapi sesuatu yang dirampas.
KKN DESA KONOHA ✔️ by SofiaHagya
SofiaHagya
  • WpView
    Reads 38,213
  • WpVote
    Votes 4,657
  • WpPart
    Parts 35
✨HINATA CENTRIC✨ Saat putri sulung Bapak Hiashi belajar mengabdi pada masyarakat. Atau yang lain? local words, harsh words.
Madilog - Tan Malaka (1943) by GeraniumNegra
GeraniumNegra
  • WpView
    Reads 85,476
  • WpVote
    Votes 1,587
  • WpPart
    Parts 12
Ditulis di Rajawati dekat pabrik sepatu Kalibata, Cililitan, Jakarta. Di sini saya berdiam dari 15 Juli 1942 sampai pertengahan tahun 1943. Mempelajari keadaan kota dan kampung Indonesia yang lebih dari 20 tahun ditinggalkan. Pengantar Penulis pada halaman awal Madilog.
APA KABAR INDONESIA ✔ by mohdenha26
mohdenha26
  • WpView
    Reads 31,741
  • WpVote
    Votes 817
  • WpPart
    Parts 38
Buku ini berisi lebih dari 30 esai dan opini pilihan. Mulai dari isu agama, masalah generasi muda, korupsi, pendidikan, budaya, dan sedikit membahas juga terkait politik di Indonesia. Semua tulisan di buku ini ditulis saat kuliah S1 (2012-2015). Sembari kuliah saya suka mengirimkan naskah di media massa baik cetak: koran, buletin, majalah, dan portal online resmi seperti Kompasiana dan Koran Surya (TribunNews). Ada dua tulisan di dalamnya yang telah dibukukan bersama komunitas literasi di Malang dan Lamongan. *Kritik dan saran dari pembaca tentu senantiasa penulis harapkan demi perbaikan ke depan. Selamat membaca dan semoga bermanfaat!