‧₊˚ currently reading.. ⋅* ༘
33 stories
Voltage & Vitals by PratistaEstie
PratistaEstie
  • WpView
    Reads 5,155
  • WpVote
    Votes 474
  • WpPart
    Parts 37
Siapa sangka Arlan, anak Elektro yang hidupnya seacak-adul kabel jumper tapi jago ngakal-ngakalin mesin, harus satu tim KKN sama Maura, primadona Kedokteran yang hidupnya steril, kaku, dan sepresisi dosis obat? Satunya penganut "yang penting nyala", satunya lagi penganut "harus sesuai prosedur". Dua kutub ini auto-clash pas terjebak di desa terpencil yang krisis segalanya. Maura nganggep cara kerja Arlan itu maut, sementara Arlan ngerasa Maura tuh textbook banget dan kurang survive. Pas puskesmas desa mati total di tengah situasi kritis, ego mereka harus shutdown. Arlan sibuk menerikan napas buatan buat generator tua, sementara Maura berjuang jaga detak jantung pasien. Di situ mereka sadar: Arlan bisa bikin mesin hidup, tapi Maura yang bikin hidup itu berarti. Ternyata cinta nggak butuh rumus rumit, cuma butuh koneksi yang pas dan frekuensi yang searah. Written by, PratistaEstie, 2025.
Strikeout & Home Run by PratistaEstie
PratistaEstie
  • WpView
    Reads 244
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 26
Di tengah euforia lapangan baseball yang bising, ada Deeva, si pemain pro yang jago banget nyuri base tapi nggak tahu cara nyuri hati. Ketemunya sama Audy, jurnalis olahraga yang smart parah dan lebih jago nembak pertanyaan daripada pitching. Satunya sibuk ngejar skor, satunya sibuk ngejar deadline berita. Pas lampu stadion mulai nyala, hubungan mereka justru masuk ke extra innings. Bukan cuma soal adu gengsi, tapi juga soal tekanan karier dan ekspektasi publik yang bikin mental mereka hampir strike out. Dunia mereka mungkin beda, tapi satu hal yang pasti: Deeva nggak butuh trophy baru, dia cuma butuh Audy buat jadi home run-nya. Written by, Pratista Estie, 2024.
Digital Love & Physical Distance by PratistaEstie
PratistaEstie
  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
"Sebuah cerita tentang dua orang yang fasih bicara lewat chat, tapi gagap waktu bertatapan muka." Jeno itu definisi Tech-Bro Energy yang anti-sosial, nempel sama MacBook, dan hidupnya cuma seputar coding dan kopi hitam pahit. Di sisi lain, ada Karina, BEM Core yang hidupnya super sibuk, perfeksionis, dan selalu jadi pusat perhatian. Dunia mereka tabrakan gara-gara satu insiden clumsy di mana Karina ninggalin iPad Pro-nya di kantin. Jeno yang nemuin bukannya ribet, malah cuma upload foto wallpaper kucing di iPad itu ke IG Story dengan caption dingin: "Found this. DM if yours." Plot twist-nya? Respon Karina secepat kilat, tapi Jeno cuma bales: "Ok." The ultimate gatekeeping energy. Written by, Pratista Estie, 2024.
Bitter Truffles by PratistaEstie
PratistaEstie
  • WpView
    Reads 560
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 30
Gestara bersandar di meja konter toko roti, memperhatikan Anya yang sedang menata macarons dengan sangat teliti. Suasana toko yang hangat dan beraroma vanilla kontras dengan aura dingin yang dibawa Gestara. "Kenapa kamu terus datang ke sini, Gesta? Kamu tidak suka makanan manis," ucap Anya tanpa menoleh, suaranya tetap lembut namun tegas. Gestara mengambil satu kue, menghancurkannya dengan jemarinya yang mengenakan cincin emas keluarga, lalu menatap Anya dengan intensitas yang mencekam. "Aku tidak suka gulanya. Aku suka melihatmu berusaha keras tetap bersikap ramah padahal kamu ingin mengusirku," Gestara berjalan ke belakang konter, menyerang ruang pribadi Anya. Dia menghimpit Anya ke rak kayu kuno. "Kamu pemilik yayasan ini, kamu punya segalanya. Tapi ingat, di sekolah ini, aku adalah hukumnya. Dan di toko ini... aku adalah satu-satunya pelanggan yang tidak akan pernah pergi." Anya tersenyum, senyum tipis yang menunjukkan dia tidak takut sama sekali. Dia merapikan kerah seragam Gestara yang berantakan dengan gerakan yang sangat intim. "Kalau begitu, siapkan dompetmu, Tuan Muda Pradeepa. Karena memiliki perhatianku adalah hal paling mahal yang pernah kamu beli." Written by, PratistaEstie, 2024.
The Queen's Downfall by PratistaEstie
PratistaEstie
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
Altair duduk di meja kerja Spica di ruang OSIS, kakinya yang panjang menyilang dengan santai. Dia memainkan pin emas "Ketua OSIS" milik Spica dengan ujung jarinya. "Keluar, Alta . Aku harus menyiapkan laporan akhir tahun," ujar Spica dengan suara yang bergetar namun berusaha tegar. Altair turun dari meja, berjalan perlahan ke belakang kursi Spica , dan meletakkan kedua tangannya di sandaran kursi, mengunci Spica di tengah. Dia mencondongkan tubuhnya hingga bibirnya hampir menyentuh telinga Spica . "Laporan itu bisa menunggu, Kak. Tapi aku tidak suka menunggu," bisik Altair dengan suara baritonnya yang berat. "Dunia menganggapmu dewi, tapi aku tahu kamu cuma gadis yang butuh seseorang untuk memegang kendali atas hidupmu yang berantakan. Dan orang itu adalah aku." Written by, PratistaEstie, 2026.
The Last Bloodline by PratistaEstie
PratistaEstie
  • WpView
    Reads 921
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 22
Jeno mengunci tangan Karina di atas kepala dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang segelas wine merah yang sangat mahal. Dia menuangkan sedikit wine ke bahu Karina yang terbuka, membiarkan cairan itu mengalir di atas kulit pucatnya. "Kamu pikir kamu bisa lari karena aku mencintaimu?" Jeno berbisik, suaranya seperti beludru yang tajam. "Salah. Aku tidak mencintaimu seperti orang normal. Aku memilikimu seperti aku memiliki negaraku. Dengan kekuatan, dengan darah, dan dengan mutlak." Karina bernapas tersengal, kebencian dan gairah bercampur di matanya. "Kamu monster, Jeno." Jeno tersenyum miring, lalu mencium pangkal leher Karina dengan sangat posesif hingga meninggalkan tanda kemerahan yang kontras dengan kalung berliannya. "Aku monster yang akan memastikan tidak ada monster lain yang bisa menyentuhmu. Sekarang, katakan siapa pemilikmu?" Written by, PratistaEstie, 2023.
Rhythm of Hearts by PratistaEstie
PratistaEstie
  • WpView
    Reads 1,376
  • WpVote
    Votes 107
  • WpPart
    Parts 25
Kenalin Triadista Salendra, it-girl Universitas Neo City yang energinya nggak habis-habis. Ketua BEM, MC kondang, anak radio pokoknya social butterfly paling sibuk se-kampus yang bikin antrean panjang di waiting list hatinya. Tapi, radar Dista mendadak eror pas ketemu Morgan Hayes. Bukan sembarang anak Teknik, Morgan itu drummer sangar yang lebih sering gebuk-gebukan sama simbal daripada tebar pesona. Sayangnya, hubungan mereka nggak cuma soal adu gengsi. Ada skenario drama dari circle Morgan yang sirik dan siap bikin hidup Dista makin chaos. Apakah si Ketua BEM ini bakal survive atau malah kena mental gara-gara urusan hati? Written by, Pratista Estie, 2024.
After Hours & City Light by PratistaEstie
PratistaEstie
  • WpView
    Reads 4,228
  • WpVote
    Votes 620
  • WpPart
    Parts 43
Pernah nggak sih, saking burnoutnya habis magang, lo malah salah masuk mobil orang? Itu yang dialami Karina. Di tengah hujan deras SCBD, dia main masuk aja ke sedan hitam yang dikiranya taksi online. Bukannya dapet driver ramah, dia malah ketemu Jeno, cowok yang lagi santai makan burger sambil dengerin lagu Phonk. Alih-alih diusir, Jeno malah kasih tawaran random. "Gue nggak narik, Kak. Tapi kalau mau diantar sampai depan gang, gas aja. Gue lagi bosen muter-muter Jakarta." Written by PratistaEstie, 2026.
Kejawen; Sena Senja ^ Wonwoo by TyalisPrameswari
TyalisPrameswari
  • WpView
    Reads 6,844
  • WpVote
    Votes 622
  • WpPart
    Parts 19
Senja itu, jangan memberikan harapan padanya, dia bukan seorang pemaaf, dia bukan orang baik, dia juga bukan orang jahat. Dia seolah cermin, mengikuti apa yang dilakukan oleh orang-orang di hadapannya. * Wonwoo as Sena Tama Rajendra * Karina as Senja Ayudya Premasari Publish di Wattpad dan KaryaKarsa
Laut dan Langit [BLUESY] by lalaloveptr
lalaloveptr
  • WpView
    Reads 1,078
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Parts 7
[UPDATE : setiap hari Jum'at] Cinta terkadang hadir di ruang yang tak pernah direncanakan, dalam pertemuan singkat yang nyaris tak berarti, namun diam-diam menancapkan jejak mendalam. Satu terbiasa menyatu dengan luasnya samudra, hidup dalam disiplin dan pengabdian. Satu lagi menjadikan langit sebagai rumah kedua, terbiasa berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan senyum yang menenangkan. Takdir mempertemukan mereka di satu garis tipis bernama cakrawala, tempat laut dan langit seakan menyapa, tanpa pernah benar-benar bersatu. Namun, cinta tidak pernah sekadar tentang pertemuan. Ada jarak yang harus diterima, ada rindu yang harus dipeluk dalam diam, ada janji yang harus dijaga meski waktu kerap menguji. Di balik setiap pertemuan singkat, tersimpan keberanian untuk percaya bahwa cinta sejati tak membutuhkan banyak kata, hanya ketulusan yang sederhana. Start : 2026.01.30 End : ©lalaloveptr