syanaiiiii's Reading List
65 stories
After Marriage [Sequel] by syeilenbz
syeilenbz
  • WpView
    Reads 42,032
  • WpVote
    Votes 3,268
  • WpPart
    Parts 35
Bagaimana lika-liku kehidupan Cana dan Sean setelah memiliki si kembar?
Semestinya Cinta ( Selesai ) by simbaak
simbaak
  • WpView
    Reads 1,541,438
  • WpVote
    Votes 125,620
  • WpPart
    Parts 62
-Sandara- Selama ini dia kenal Miko sebagai laki-laki yang selalu ngomong: "Pagi, Dara!" "Udah di-follow-up, Dara?" "Deadline nih. ASAP, ya Dara!" Nggak pernah dia bayangkan kalau dari mulut Miko ternyata juga bisa keluar kalimat: "Sandara, this day, before our family and friends, with joy in my heart, I pledge myself to you as your husband, promising to cherish our moments together, for now and forever." -Jatmiko Sadewo- Selama ini Dara mungkin cuma segelintir orang yang kebetulan harus Miko temui dari jam 9 pagi sampai 5 sore dalam hidupnya. Nggak pernah terbayangkan kalau perempuan itu ternyata bakal hadir 24 hours a day, 7 days a week di hidupnya. Ya, sama sekali nggak. Karena, Miko pikir jodohnya ya Prita. Kenapa bisa jadi Sandara? =========================================
The Dateline [END] by saturnspecies
saturnspecies
  • WpView
    Reads 1,496,306
  • WpVote
    Votes 131,047
  • WpPart
    Parts 63
Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025
Endorphins in YOU (Completed) by Nicazalias
Nicazalias
  • WpView
    Reads 3,055,878
  • WpVote
    Votes 185,967
  • WpPart
    Parts 40
(TAMAT) Tidur berdua sama sahabat cowok? Why not? Tapi beneran tidur loh ya, bukan tidur abal-abal. Cium temen sendiri? Why not? Vezia dan Keanu, sepasang sahabat dengan level tak lazim yang diancam akan dinikahkan kalau tidak segera menemukan pendamping hidup masing-masing. "Nu, kenapa ya kadang gue ngerasa kelakuan kita ini nggak lazim." "Congrats, Vey! setelah 26 tahun hidup lo, akhirnya lo menemukan otak lo juga!" Well, selamat datang di kehidupan persahabatan mereka yang absurd dan berantakan! . . . Warning!!! Nggak ada adegan enaena yang vulgar, tapi mature content karena nggak pantes dibaca under 17 dan konfliknya sleep with someone. #2 in friendzone [062720] #1 in friendzone [062820]
Do you remember your first cup of coffee? by Calamummeum
Calamummeum
  • WpView
    Reads 2,047,474
  • WpVote
    Votes 179,923
  • WpPart
    Parts 57
[SELESAI] "Lo ngomong langsung ke dia?" Medhya mengangguk mantap. "Bilang kalau lo suka sama dia?" Ia mengangguk lagi. "Yang lo maksud itu, Ginan Satyatama yang ada dipikiran gue, kan?" Medhya menyerngit. "Memang, ada berapa Ginan Satyatama di kantor kamu?" Gadis itu balik bertanya. "Ya ... satu, sih." Sang teman garuk-garuk kepala. "Maksud gue. Elo ini ..." ia mengangkat telunjuk kearah pelipis, memutar-mutarnya dengan perlahan. "... sinting?" Medhya menggeleng santai. "Aku waras. Seenggaknya, sampai detik ini, masih." Sang teman menghela napas panjang. "Pantesan tiap papasan, dia selalu ngelihat gue kayak ngelihat tai kucing. Ternyata ini semua gara-gara elo." Medhya nyengir. "Terus gimana lagi sekarang?" Adinda bertanya lagi. Ia mendekat pada Medhya yang kini bersandar di kursi ruang tengah kontrakan. "Nyerah?" Medhya langsung menoleh. "Mana mungkin," ujarnya pendek, senyum-senyum. "Dia nggak nolak aku. Kenapa aku harus menyerah?" Betul. Ginan Satyatama tak pernah menolaknya. Saat mendengar pengakuannya, lelaki itu hanya menatapnya datar, lalu mengatakan beberapa kalimat yang tidak mengandung sedikitpun penolakan. Itu artinya, kesempatan Medhya masih terbuka lebar. Masih banyak hari yang tersedia untuk menyatakan kembali perasaannya pada Ginan Satyatama. Jadi, bagaimana bisa Medhya menyerah kalau kisah mereka bahkan belum dimulai sama sekali?
2A3: 11.11 ✔ ✔ by yourkidlee
yourkidlee
  • WpView
    Reads 2,807,623
  • WpVote
    Votes 354,111
  • WpPart
    Parts 34
"Emang kenapa kalau jam sebelas kembar?" "Katanya bisa ngabulin permohonan. Lo nggak tahu?" "Nggak, nggak suka percaya gituan." Jaebi Immanuel si waketos idaman itu terkenal kalem dan dewasa. Tapi siapa sangka setiap jam malam adalah jam-jamnya cowok itu jadi random dan tengil. Semua orang diisengi oleh dia. Tak sengaja bertemu dengan Selgie di twitter, dan ternyata Selgie juga punya kebiasaan yang sama. Random setelah jam 11 malam. Dan tanpa sadar mereka jadi terbiasa bertemu di tiap jam 11 malam. Sampai Jaebi lupa, bahwa Selgie adalah mantan dari teman kelasnya sendiri yang sudah bagaikan keluarga. [VERSI BARU DENGAN PERUBAHAN, DAPAT DIBACA TANPA MEMBACA CERITA LAIN]
Love Letters [END] by AloisiaTherin
AloisiaTherin
  • WpView
    Reads 13,195,686
  • WpVote
    Votes 973,657
  • WpPart
    Parts 52
Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"
One Track by sridwrtnsr
sridwrtnsr
  • WpView
    Reads 1,591,708
  • WpVote
    Votes 57,050
  • WpPart
    Parts 44
Sejak kecil, Shezaluna Tabita terbiasa hidup berdampingan dengan teman kecilnya--Gaharvian Zevano. Tapi setelah beranjak dewasa, Una sadar ia mulai sedikit berharap pada Gahar, namun ia juga tahu diri bahwa mereka memiliki batas tersirat bernama "teman". Saat tahu Gahar disukai oleh anak kampus seangkatannya, Una malah sok-sokan membantu mereka dekat walau hatinya sendiri sekarat. Tapi Gahar tak semudah itu di dapatkan. Lelaki itu memiliki prinsip bahwa 'hanya Una perempuan yang boleh merepotkan dirinya'. Pada akhirnya, Gahar memang menerima gadis yang menyukainya, namun Una tetap menjadi perempuan yang Gahar peluk, yang Gahar perhatikan, yang Gahar khawatirkan, yang Gahar usap air matanya. Una merasa hubungan mereka keluar dari yang seharusnya saat Gahar mulai posesif, Gahar mulai marah yang berlebihan saat Una jalan dengan lelaki lain, bahkan Gahar sering menciumnya tiba-tiba di saat Gahar sendiri memiliki pacar. Dan Una sadar, hubungannya dengan Gahar bisa disebut perselingkuhan lelaki itu dengan pacarnya. "Ga, kita udah keluar dari batas." --Shezaluna. "Gue gak peduli. Dari dulu gue cuma mau lo, Shezaluna." --Gaharvian. O N E T R A C K (17+) Copyright©2025 by Sridwrtnsr Started: 12 July 2025 End: 7 October 2025
Extraordinary Bestfriend by ndudee
ndudee
  • WpView
    Reads 363,166
  • WpVote
    Votes 34,160
  • WpPart
    Parts 45
Versi revisi It's Okay. This is Love. Arabella dan Alcander bersahabat sejak keduanya masih belia. Dengan perbedaan status, usia, dan sifat yang mencolok, keduanya mampu menjalaninya dengan baik. Sampai masing-masing memiliki kedekatan dengan orang lain. Photo by Wokandapix on Pixabay
Oddly Coupley (Complete) by brinayunio
brinayunio
  • WpView
    Reads 3,362,293
  • WpVote
    Votes 192,954
  • WpPart
    Parts 37
"Daripada gue susah-susah cari calon suami yang oke, mending nikah sama lo aja, Ren. Yuk!" Ucapan Sybil dibalas semburan kopi yang langsung membasahi wajah jelitanya. Sementara itu, Daren yang terkejut tidak bisa bicara apa-apa. Otak sahabat yang sudah dua belas tahun dikenalnya itu, sepertinya memang benar-benar eror. "Lo tau kan kalau gue itu..." ucapan Daren menggantung. "Tau. Makanya gue mending sama lo. Tau sendiri gue nggak ada tendensi buat nikah. Nah... kalau sama lo at least nggak berasa nikah kan. Kayak kita bisa jadi housemate aja. Cuma emang 'terikat' supaya nggak kena grebek." Syibil mengemukakan alasannya begitu lancar. "Tap..." "Lo juga dapat benefit dari ini. Status kita nanti cukup buat jadi tameng di depan keluarga lo juga. Gimana?" Kemampuan persuasi Sybil memang luar biasa. Penawaran darinya terdengar menggiurkan ditelinga Daren. Lelaki itu pun dengan mudah setuju dibuatnya. "Deal."