disshaa14
- Reads 452
- Votes 108
- Parts 11
Philadelphia selalu punya cara untuk menyembunyikan kekacauan di balik gemerlap lampu kotanya.
Bagi Savanna, malam adalah satu-satunya waktu ketika semuanya terasa lebih sederhana. Bersama Yuliette, Romeina, dan Julian, ia menghabiskan sebagian besar malam mereka di balik kemudi, mengejar kecepatan, kemenangan, dan taruhan yang cukup besar untuk membuat hidup mereka jauh lebih menyenangkan.
Bagi mereka, balapan bukan sekedar hobi.
Itu adalah pelarian.
Pelarian dari keluarga yang berantakan, tuntutan hidup, masalah kuliah, dan segala hal yang terlalu berat untuk dibicarakan ketika matahari masih terbit.
Savanna bahkan berhasil membangun kehidupan yang nyaris tidak masuk akal untuk seorang mahasiswi seusianya. Mobil mewah, pakaian mahal, dan kehidupan yang terlihat serba berkecukupan-semuanya ia dapatkan dengan caranya sendiri. Savanna tidak pernah meminta uang kepada kedua orang tuanya. Ia mendapatkan semuanya dari kemenangan demi kemenangan yang ia raih di arena balapan malam Philadelphia.
Sampai suatu malam, sesuatu yang tidak pernah ia perkirakan terjadi.
Mobil Savanna tiba-tiba mogok tepat sebelum balapan dimulai.
Dengan waktu yang semakin menipis dan perlombaan yang sebentar lagi dimulai, Savanna mulai panik. Sampai seorang perempuan asing muncul entah dari mana dan menawarkan bantuan.
Christian.
Savanna bahkan tidak tau siapa perempuan itu.
Namun malam itu, di antara suara mesin, lampu kota, dan riuhnya arena balapan, sebuah pertemuan sederhana menjadi awal dari sesuatu yang perlahan mengubah kehidupan mereka.
Karena terkadang, seseorang tidak datang untuk menyelamatkan kita dari kekacauan.
Mereka justru datang dan membuat kita ingin tinggal lebih lama di dalamnya.
✨🧁🫛🧁🫛✨