Rahmat-radjendra
- LECTURES 98
- Votes 1
- Chapitres 1
Hari berganti malam-pagi-senja.
Ber-rakit-rakit ke hulu.
Singgasana ketiadaan membikin gelap terus terang.
Surut pasang bercinta kita, semalam panjang.
Kau kuat sekali tak pernah tidur!
Aku lelah, tapi atensiku menggunung.
Berbukit bintang dalam bintang.
Ciuman kita berguguran di atap percintaan.
Aku dan kita, seperti lidah dan kata-kata.
Kau puisi untukku.
Jakarta, 16 Februari 2015