harqeel (recommended) ✨
6 stories
NYATAMU MILIKKU S2  by littlegirl_manis
littlegirl_manis
  • WpView
    Reads 122,690
  • WpVote
    Votes 6,086
  • WpPart
    Parts 57
Harrysa pernah hidup di dunia penuh bayangan, bisikan, dan halusinasi yang mengaburkan batas antara nyata dan tidak nyata. Azza hadir di antara kabut itu, nyata tapi terasa jauh, seakan menunggu saatnya untuk di temui. Kini, harry telah pulih. Tapi apakah pertemuan mereka nanti benar-benar akan menghapus semua bayangan masalalu, atau justru membuka rahasia yang selama ini tersembunyi? Sebuah kisah tentang menemukan, kehilangan, dan rasa memiliki yang tak bisa diabaikan, di mana kenyataan dan mimpi berjalan beriringan. ___________________ Lanjutan dari TERPERANGKAP DALAM PUSARANMU Mulai Chapter 27, cerita bergeser ke ranah thriller. Setiap pembunuh berantai meninggalkan teka-teki di setiap korban. Azza justru terjebak di tengah permainan itu. Bersama Harry, ia harus memecahkan puzzle sebelum waktu menghabisi segalanya. Akankah kebenaran terungkap? [Note: Gaya bahasa di cerita ini sudah diperbarui supaya lebih rapi dan enak dibaca. Semoga kalian tetap menikmati kisah Azza & Harry]
My Handsome Devil | HARQEEL (Complete√)  by HarqeelStory
HarqeelStory
  • WpView
    Reads 232,332
  • WpVote
    Votes 16,309
  • WpPart
    Parts 80
Hidup Juliet yang semula tenang berubah 180 ketika ia hampir menjadi korban pembunuhan berantai yang dilakukan oleh salah satu most wanted di kampusnya. Saat nyawanya di ujung tanduk, Romeo memberi dia pilihan padanya, menjadi pembantunya atau mati dengan cara yang paling menyakitkan. Hidup Juliet makin tertekan ketika Romeo jatuh cinta padanya dan memaksanya untuk membalas perasaannya segera. Banyak hal yang Romeo lakukan untuk membuat Juliet jatuh cinta padanya, ia mengejar secara ugal-ugalan namun juga penuh dengan bahaya yang mengincar Juliet sebagai kelemahan Romeo. Psikopat mencintai melebihi manusia normal" (Romeo) "Psikopat juga menyakiti melebihi manusia normal" (Juliet)
LINI MASA by Baajyuree
Baajyuree
  • WpView
    Reads 94,255
  • WpVote
    Votes 4,142
  • WpPart
    Parts 14
Aza hidup tenang bersama suaminya Hervan dan putra kecil mereka, Mario. Rumah kecil mereka di pinggir kota Jakarta dipenuhi tawa, kenangan, dan kehangatan yang tak tergantikan. Namun, takdir membawanya kembali ke tahun 2025-masa kuliah yang penuh warna, di mana ia masih menjalin hubungan dengan Arya, mantan kekasih yang pernah begitu berarti. Di masa itu pula, Aza bertemu kembali dengan Hervan muda, saat semua belum dimulai dan segalanya mungkin diubah. Perjalanan ini membawanya pada jejak-jejak masa lalu yang perlahan membentuk ulang kisah hidupnya.
Skenario Tuhan di Pukul Lima (HARQEEL) by Baajyuree
Baajyuree
  • WpView
    Reads 19,747
  • WpVote
    Votes 2,414
  • WpPart
    Parts 20
Definisi sandwich generation yang sesungguhnya: Prama terpaksa pindah dari kosan elite ke rumah KPR di pinggiran Tangerang demi menolong sang kakak. Dari anak kota yang serba instan, kini Prama harus bergelut dengan jadwal Commuter Line dan drama "rebutan kursi" setiap pagi. Lagi capek-capeknya jadi pejuang transportasi umum, Prama bertemu Aletta. Gadis sibuk yang selalu terlihat aesthetic dengan satu plastik Roti'O di tangan. Berawal dari bencana finansial, siapa sangka rute KRL yang melelahkan ini justru mengantarkan Prama ke destinasi yang tidak pernah ada dalam roadmap hidupnya.
Between Takes by Aleaputt11
Aleaputt11
  • WpView
    Reads 129,583
  • WpVote
    Votes 12,231
  • WpPart
    Parts 30
Dua tahun telah berlalu sejak sinetron Asmara Genz berakhir. Namun, nama Aqeela Calista dan Harry Vaughan masih kerap disebut bersamaan oleh publik - dua bintang muda yang pernah memikat jutaan penonton lewat chemistry mereka di layar kaca. Kini, keduanya dipertemukan kembali dalam sebuah proyek baru dengan sutradara yang berbeda. Situasi di antara mereka tampak profesional, seolah masa lalu tak pernah meninggalkan jejak. Namun, di balik sikap tenang dan senyum kerja yang mereka tunjukkan, ada sesuatu yang perlahan tumbuh kembali - perasaan yang tak direncanakan, tak tertulis di dalam naskah, dan tak dapat diarahkan oleh siapa pun. Di antara take satu dan take dua, di sela tawa kru dan gemerlap lampu sorot, batas antara akting dan kenyataan mulai kabur. Pertanyaannya kini sederhana namun berat: apakah kedekatan mereka masih sebatas kerja profesional... atau justru menjadi kisah nyata yang bahkan kamera pun tak mampu merekam seluruhnya?