Imreading1115's Reading List
3 stories
A Calm Love (Ahn Keonho) by senikala
senikala
  • WpView
    Reads 10,621
  • WpVote
    Votes 952
  • WpPart
    Parts 27
Sasmaya tidak pernah benar-benar merasa "hidup" di hidupnya sendiri. Bangun, sekolah, pulang, ia selalu mengikuti arus tanpa berani memilih jalannya sendiri. Lalu datanglah kalendra ke dalam hidupnya, Kalendra yang berisik, yang penuh energi, dan sama sekali tidak kenal kata "batas." Tanpa permisi, ia menarik Sasmaya keluar dari zona nyamannya yang selama ini perempuan itu jaga. Perlahan, Sasmaya pun menyadari betapa mati rasanya ia sebelum bertemu kalendra. written by senikala
✔ My Idol Neighbor is a Jerk [Keonho CORTIS] by edwardsnoona
edwardsnoona
  • WpView
    Reads 47,857
  • WpVote
    Votes 7,051
  • WpPart
    Parts 27
[COMPLETED] "Lo pikir gue gak tau? Berhenti ngikutin gue, Sasaeng gila." Satu tuduhan. Satu HP yang hancur berkeping-keping di lantai lift. Dan satu perang besar dimulai. Di mata dunia, Ahn Keonho (CORTIS) adalah Visual Maknae tak bercela, malaikat berwajah tampan yang senyumnya bisa melelehkan hati jutaan gadis. Tapi bagi Han Sena, cowok itu hanyalah tetangga Unit 2202 yang paranoid, bermulut sampah, dan definisi mutlak dari kata: BRENGSEK. Terjebak di lantai apartemen yang sama dan sekolah yang sama, Sena bersumpah tidak akan pernah jatuh dalam pesona palsu sang idola. Dia tidak butuh tanda tangannya, dia butuh permintaan maafnya. Highest ranking: #1 in kpop #1 in ahnkeonho Disclaimer: Cerita ini hanyalah fiksi belaka. Karakter, nama, organisasi, agensi, dan insiden yang ada di dalam cerita ini adalah hasil imajinasi penulis. Tidak ada kaitannya dengan kehidupan nyata idol, grup, atau artis mana pun. Kesamaan visualisasi hanya digunakan untuk kepentingan penggambaran karakter.
Code Gray [Keonho CORTIS] by edwardsnoona
edwardsnoona
  • WpView
    Reads 11,566
  • WpVote
    Votes 2,156
  • WpPart
    Parts 18
"Tanganmu gemetar 2 milimeter," katanya di lab, suaranya sedingin skalpel. Di siang hari, Ahn Keonho adalah Asisten Dosen yang hidup berdasarkan logika dan efisiensi. Di matanya, Lee Jian hanyalah mahasiswi yang penuh keraguan. Tapi di malam hari, di dunia gelap yang berbau darah, hierarki itu runtuh. Demi melunasi hutang, Jian menjual keahlian tangannya untuk menjahit tubuh dosennya sendiri. Kontraknya mutlak: Jangan bertanya, jangan terlihat. Namun, di balik pintu apartemen 1408, batas profesional itu hancur. Keonho tidak hanya butuh medis; dia dihantui oleh "kebisingan" di kepalanya yang tak pernah diam. Dan anehnya, hanya di dekat Jian, dunia bisingnya mendadak hening. Saat obsesi mulai tumbuh di antara darah dan jarum suntik, seberapa mahal harga sebuah keheningan? Peringatan: Cerita ini mengandung adegan kekerasan (pertarungan ilegal), deskripsi medis yang detail (darah, jarum, prosedur bedah), tema psikologis berat (obsesif, delirium), dan bahasa yang lugas. Kebijaksanaan pembaca dianjurkan.