Caelialune
- Reads 26,726
- Votes 2,620
- Parts 48
Malam itu.
Sorot lampu kota membeku di mata Azora, bagai ribuan bintang yang dingin menatap. Dentuman musik dari kejauhan terasa seperti detak jantung yang terlalu keras, kontras dengan kegelisahan sunyi yang mulai menggerogoti.
Di sisi lain, Harvey membelah kerumunan. Langkahnya terasa berat, seolah memikul beban yang tak kasat mata, pikirannya diselimuti kabut alasan yang samar.
Mereka tidak saling kenal. Dua dunia yang berbeda, bertabrakan di ruang yang sama, hanya diikat oleh satu tatapan yang terlalu lama. Percakapan singkat, denting gelas, tawa yang hilang di antara hingar bingar.
Sebuah malam yang seharusnya berlalu seperti debu di udara.
Tak ada yang tahu, bahwa detik perkenalan itu bukan hanya mengubah hidup mereka, tetapi juga mengubah takdir. Pertanyaan apakah ini kebetulan atau rencana semesta terasa tak penting dibanding kenyataan: sebuah pertemuan singkat telah membawa konsekuensi seumur hidup.
Karena di antara gelap dan cahaya benderang club itu, sebuah rahasia tersembunyi-rahasia yang kini membuat langkah Harvey semakin berat, dan garis takdir Azora mulai menyimpang jauh dari jalur yang pernah ia kenal.