AskaraHarsa_24
- Reads 2,202
- Votes 410
- Parts 14
"Punya saudara laki-laki itu asik, kata orang. Tapi kalau jumlahnya tujuh dan semuanya punya gangguan saraf yang berbeda-beda? Itu musibah namanya."
Keluarga Elvanzo adalah definisi nyata dari "Rumah Mewah, Isinya Kebun Binatang". Ayah Gentala yang rich man tapi tengil, dan Bunda Alettha yang lemah lembut namun mematikan kalau sudah marah, lebih sering berkeliling dunia untuk urusan bisnis. Meninggalkan tujuh putra mereka di sebuah rumah megah yang tak pernah sepi dari keributan.
Ada Mahen, si sulung yang tegas tapi sering istighfar pas ngurusin adek-adeknya. Si kembar tiga yang ajaib; Rajen si tukang rusuh, Biru si sastrawan kaget, dan Sadha si kulkas berjalan yang hobi ngerjain orang. Lalu ada dua "bocah kematian", Kala dan Zayn, yang nakalnya minta ampun tapi tunduk hanya pada satu orang.
Dan di tengah-tengah badai itu, ada Shankara. Matahari keluarga sekaligus sasaran empuk kejahilan kakak-kakaknya. Shankara adalah pusat gravitasi mereka. Meskipun dia julid, hobi makan es krim rasa odol (mintchoco), dan mulutnya nggak pakai filter, dia adalah alasan kenapa rumah ini tetap terasa hangat meski Ayah dan Bunda jarang ada di rumah.
Ini bukan sekadar cerita tentang keluarga kaya yang sempurna. Ini tentang bagaimana caranya menghadapi dunia, hingga rahasia-rahasia kecil yang dipendam sendiri demi menjaga senyum saudara lainnya.
Di keluarga Elvanzo, bahasa kasih sayang mereka bukan pelukan puitis, melainkan makian, rebutan makanan, dan aksi baku hantam yang berakhir dengan tawa.