menulisdibawahbulan
"perempuan tidak lahir untuk menjadi objek penantian atau korban keadaan. buku ini adalah suara bagi mereka yang lelah menunggu, yang mulai bangun, dan memilih jalan sendiri - meski harus sendirian."
dalam dunia yang berkali-kali menyuruh perempuan diam, tunduk, dan menunggu 'pangeran' datang menyelamatkan, buku ini hadir sebagai tamparan halus sekaligus pelukan hangat. isinya bukan teori berat, tapi kisah dan refleksi dari sudut pandang seorang perempuan muda yang muak dianggap lemah, belajar berdiri di atas luka, dan perlahan mencintai dirinya yang utuh, tanpa syarat.
ini bukan kisah dongeng. ini kisah nyata banyak perempuan - mungkin juga kamu.