Lux_mundi
- Membaca 198
- Vote 177
- Bab 15
Cinta adalah anugerah, namun keyakinan adalah garis yang tak bisa ditawar.
Bagi Joshua Wang, Husna Syarifah adalah ketenangan yang tak pernah ia temukan sebelumnya-sebuah pesona yang terpancar bukan dari rupa, melainkan dari cahaya iman di balik niqabnya. Namun bagi Husna, kehadiran Joshua adalah ujian terberat bagi prinsip yang selama ini ia jaga dengan teguh.
Di lingkungan sekolah itu, rasa mulai tumbuh di atas tanah yang berbeda. Joshua dengan salibnya, Husna dengan tasbihnya. Saat tembok keyakinan berdiri terlalu tinggi untuk dilompati, mereka dipaksa memilih: Menyatukan perbedaan yang mustahil, atau membuktikan bahwa cinta tertinggi adalah merelakan demi tetap setia pada Sang Pemilik Hati?
Satu Hati, Dua Kiblat. Satu Rasa, Dua Cara Berdoa.