mikaosoosoo
- Reads 1,005
- Votes 103
- Parts 14
Arsendio Alistair tidak pernah merencanakan jatuh cinta.
Di usianya yang ke-33, hidupnya hanya berisi ruang operasi, pasien, dan rutinitas yang nyaris sempurna sebagai dokter spesialis bedah saraf. Di balik ketenangannya, ia dikenal sebagai sosok yang tegas, perfeksionis, dan sulit membuka hati. Menyelamatkan nyawa adalah pekerjaannya, tetapi menyelamatkan perasaannya sendiri adalah hal yang belum pernah berhasil ia lakukan.
Di sisi lain, Alana Myclaysta adalah seorang penulis novel bestseller, pemilik bakery dan toko bunga, sekaligus bintang iklan yang namanya dikenal banyak orang. Hidupnya terlihat sempurna di mata publik, tetapi di balik senyumnya, ia menyimpan luka yang membuatnya berhenti percaya pada cinta.
Mereka bukan teman.
Bukan rekan kerja.
Bahkan tidak saling mengenal.
Sampai sebuah pertemuan yang sama sekali tidak direncanakan mempertemukan dua orang yang sama-sama sedang belajar pulih dengan cara yang berbeda.
Arsendio tidak pernah menyangka bahwa perempuan paling berisik yang pernah ia temui justru mampu mengisi hari-harinya dengan tawa.
Sementara Alana tidak pernah menyangka bahwa laki-laki paling dingin yang pernah ia kenal justru menjadi alasan ia ingin hidup, bermimpi, dan menulis lagi.
Karena terkadang hal-hal terbaik dalam hidup memang datang dari sesuatu yang tidak pernah kita rencanakan.