rigelysta
- Reads 14,694
- Votes 1,029
- Parts 14
"Yang namanya transmigrasi itu kaga ada."
〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎〰︎
Begitulah kalimat yang diucapkan oleh Ravendra, pemuda dengan kepribadian tengil dan barbar yang tak memercayai adanya transmigrasi atau perpindahan jiwa.
Tapi, bagaimana jadinya jika ucapannya tersebut dipatahkan oleh takdir yang diterimanya.
Bak peribahasa menjilat air ludah sendiri, ia justru bertransmigrasi ke dalam novel yang ditulis sang Kakak dan memasuki raga seorang figuran yang tak begitu penting perannya dalam cerita.
﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏
Want to know the continuation of this story?
﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏﹏
Note :
• BUKAN CERITA BL/GAY/HOMO.
• Slow update.
• Banyak kata dan kalimat kasar.
• Bahasa nggak konsisten, kadang formal kadang informal.
• Judul awal "Ravendra or Lavendra"