Sugiantorari's Reading List
3 stories
RAFFASYA AL-MUFALLAH ( SATU NAMA DALAM DO'AKU ) by _stmryam
_stmryam
  • WpView
    Reads 387,322
  • WpVote
    Votes 15,510
  • WpPart
    Parts 43
❗️ WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA❗️ Seorang anak dari pemilik pondok pesantren Al-Mufallah. Muhammad Raffasya Aditya Al-Mufallah. Pria yang berniat akan melamar seorang gadis yang disukainya selama empat tahun lamanya. Annayya Zalfa Naqiyya. Beberapa hari terakhir, Fasya memantapkan niatnya yang akan mengkhitbah Annayya. Tetapi, suatu hari Allah mempertemukan dua insan itu dengan cara-Nya. "Hamba menyentuhnya karena hamba menolongnya ya Allah." ••• "Abi akan menjodohkan kamu." Lantas, siapakah perempuan yang akan dijodohkan dengan Raffasya? ••• Original story by _stmryam. Starting from 19 April 2024 Finished : - ‼️NO PLAGIAT.‼️ Yang plagiat pantatnya kelap kelip.
PEMUDA MUSAFIR  by wanabcdef
wanabcdef
  • WpView
    Reads 48,661
  • WpVote
    Votes 3,700
  • WpPart
    Parts 16
PEMUDA MUSAFIR adalah sebuah cerita perjalanan seorang pemuda yang selalu melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu agama di berbagai penjuru negri, hampir sisa hidupnya digunakan untuk belajar agama. Lelaki itu bernama Muhammad Mushaf Al-Hadish seorang pemuda yang memiliki ciri khas tersendiri dalam berpenampilan. Lelaki itu suka sekali membaca buku dan mendengarkan ayat-ayat suci Al-Qur'an di earphone yang terpasang di kedua telinganya. Iris matanya yang coklat terang dan alis yang tebal menjadi pemikat manis dalam dirinya. Tidak ada yang mengetahui siapakah sosok pemuda musafir itu, sampai akhirnya kedatangannya ke Indonesia membuatnya bertemu dengan seorang gadis yang tiba-tiba datang menyeret lalu menggodanya untuk melakukan zina. Lebih lagi gadis itu ternyata anak seorang perwira yang cukup di segani. °°° "B-uka pintunya sekarang." Mushaf mencoba mengendalikan emosinya saat gadis asing di hadapannya mulai melangkahkan kakinya mendekat. Ingatkan sekali lagi jika Mushaf paling tidak berani memukul seorang perempuan apalagi menyentuhnya dengan sengaja. "Ayolah jangan menjadi seorang munafik Sayang, nikmatilah kesenangan ini sampai tubuh mu bisa merasakan surga dunia." Mushaf memalingkan wajahnya saat tangan kurang ajar gadis itu berniat menyentuh pipi bagian kanan wajahnya. "Sepertinya anda tidak buta mengetahui larangan agama di dalam Islam." .... Publis: 04 Desember 2024
ALIF 2 : AGEN[IUS] by Sastra_Lara
Sastra_Lara
  • WpView
    Reads 613,481
  • WpVote
    Votes 54,376
  • WpPart
    Parts 31
Tak pernah terlintas dalam benak Alif akan kasus yang ia tangani puluhan tahun lalu, berubah menjadi sebuah boomerang dendam yang siap menghantam habis keluarganya. Hamzah Al-Ghazawan dan Hasbi Al-Gaishan, kedua putra Alif tidak tahu malapetaka yang menghampiri, ternyata berasal dari dendam yang seharusnya diterima orang tua mereka. Sampai suatu hari Hasbi, dokter muda yang bekerja di forensik ini mengalami kisah tragis dalam hidupnya. Sedih mendalam, terpuruk, dan takut dalam diri Hasbi menggerakkan sang Kakak untuk merubah apa yang dialaminya menjadi sebuh kasus yang harus diselidiki. Hamzah, mengikuti jejak ayahnya menjadi penyidik kepolisian. Dengan segala upaya ia lakukan untuk mencari dalang dibalik semua yang dialami adiknya. Bahkan membentuk sebuah agen bernama AGEN[IUS]. Namun, siapa sangka kesalahpahaman besar timbul ditengah-tengah mereka? "Mari hentikan penyelidikan sampai di sini, Hasbi." "Kenapa? Apa karena yang Abang cari sudah Abang temukan?" "Sejauh ini tidak ada barang bukti spesifik ditemukan dalam kasus Jenna. Tidak ada pelaku yang bisa dijadikan tersangka. Tidak ad -" "Bukan barang bukti, tapi kebenaran. Abang menemukan kebenaran yang aku pun baru tahu. Jika Jenna, sebenarnya cinta pada Abang, bukan?" ___________________________________________ "Menangislah, hatimu baru saja kehilangan. Istirahatlah, ragamu butuh untuk bersandar. Ikhlaslah, ragaku kembali pada Tuhan. Tenanglah, cinta yang kamu khawatirkan sesungguhnya sudah suci terikat dihadapan Tuhan. Pulanglah saat Tuhan sudah menjemputmu, jangan sendirian. Aku akan tetap setia disini menunggumu pulang." -- Amara Jennaira.
+22 more