nzlleon's Reading List
4 stories
Monolog by detolenaktau
detolenaktau
  • WpView
    Reads 87,472
  • WpVote
    Votes 11,746
  • WpPart
    Parts 63
Mereka berjalan di dunia masing-masing, berbicara sendiri dalam monolog tanpa jawaban. Tapi bagaimana jika Anonymous bukan sekadar bot? Dan jika perasaan yang terpendam akhirnya menemukan jalannya?
Surrounded (Oline) by saturnlives
saturnlives
  • WpView
    Reads 33,435
  • WpVote
    Votes 3,936
  • WpPart
    Parts 24
Ketidaksengajaan yang membuat Loriel Nova menggeleng - gelengkan kepalanya tak habis fikir. Andaikan saja di hari itu dia tidak menolong seorang wanita. Awalnya hanya berniat untuk menolong seorang wanita, berakhir menjadi terjebak dikelilingi oleh mereka semua. Tidak hanya seorang saja yang harus ia hadapi, melainkan tiga orang. Mereka saudara kandung. Sudah pasti, sama - sama berbahaya nya, bukan? Seiring berjalannya waktu, tidak ada salahnya jika perasaan akan timbul. Rasa suka, rasa tertarik, rasa keinginan tahu lebih. Bisakah Loriel Nova menghadapi ketiga wanita itu? • ---------- • Start : 10 January 2026 End : - UPDATE SETIAP HARI! Rate 17+ Yang masih dedek - dedek, dimohon untuk tidak membaca cerita wattpad ini! Calm down, gausah dibawa terlalu serius. Just a wattpad story. 100% FICTIONAL. don't bring this story to real life. Thank you!
KEKASIH BAYANGAN ??? (Araline)  by sukabebek
sukabebek
  • WpView
    Reads 6,411
  • WpVote
    Votes 561
  • WpPart
    Parts 33
Varalie Rachel bigel perempuan yang terkurung dengan masa lalunya yang sangat indah tapi sekarang ia hanya bisa mengingatnya . Manuel darline ia seorang pengusaha kaya raya yang mencintai seorang gadis dari dia SMA sampai dia sukses hatinya tetap terisi untuk perempuan tersebut , 12 tahun hati yang masih sama sebagai cinta pertama dan patah hati pertama nya.
Sanctum | ᴀʀᴀʟɪɴᴇ  by HushLatte_
HushLatte_
  • WpView
    Reads 24,352
  • WpVote
    Votes 773
  • WpPart
    Parts 5
Note : not a place to satisfy your lust❗ Sinopsis : Di ujung jalan kecil yang tak tercatat di peta, berdirilah sebuah perpustakaan tua, sunyi, rapuh, dan nyaris dilupakan waktu. Namun bagi anak-anak yang kehilangan rumah, tempat itu adalah keajaiban terakhir: ruang kecil tempat mereka boleh tertawa, bermimpi, dan menjadi anak-anak tanpa harus meminta izin pada dunia. 𝘙𝘢𝘤𝘩𝘦𝘭𝘪𝘦 𝘓𝘢𝘶𝘯𝘢 𝘈𝘣𝘪𝘨𝘢𝘪𝘭 menjaga tempat itu seperti seseorang menjaga napasnya sendiri. Ia tak menginginkan banyak hal dari hidup, hanya agar atap yang bocor itu tetap menaungi tawa-tawa yang tak punya arah pulang. Lalu 𝘔𝘢𝘯𝘶𝘦𝘭 𝘔𝘢𝘩𝘦𝘯𝘳𝘢 𝘈𝘴𝘵𝘦𝘳𝘷𝘢𝘭𝘦 datang. Membawa proposal, kebijakan, dan niat baik yang terasa terlalu rapi untuk dunia yang retak. Yang ia sebut penyelamatan, bagi Rachelie terdengar seperti ancaman. Dan apa yang Manuel yakini sebagai masa depan, justru mengancam satu-satunya masa kini yang dimiliki anak-anak itu. Ini bukan kisah cinta yang tumbuh dari janji manis atau kebetulan romantis. Melainkan pertemuan dua jiwa yang bertolak belakang: yang satu bertahan dengan hati, yang satu bergerak dengan logika. Di antara perdebatan, kehilangan, dan pilihan-pilihan yang tak pernah adil, mereka perlahan belajar satu hal. bahwa rumah tidak selalu berdiri di atas tanah. Kadang, ia hidup di dada seseorang. Dan kadang, ia harus diperjuangkan sampai hancur.