cartesianwynnn
- Reads 5,198
- Votes 113
- Parts 5
Kamu pikir masuk kelas unggulan itu keberuntungan?
Juli tidak pernah memintanya. Namun dia tetap terjebak sini. Di antara siswa-siswi yang hanya peduli nilai, koneksi, dan nama keluarga karena ulah seseorang. Teman-teman lamanya? Pergi, seolah Juli penghianat yang mementingkan kenaikan kelas sosial.
Setiap hari terasa seperti medan perang yang disiapkan khusus untuknya. Dari guru-guru yang menyalahkannya karena teman sebangkunya tidak pernah hadir, uji nyali maju mengerjalan soal di depan kelas setiap hari, terseret ke lomba bergengsi, dan jadi korban perundungan membuat dunia Juli jungkir balik.
Di ujung semua itu, seorang cowok yang menyambut Juli dengan makian, malah berkata bahwa Juli tidak seharusnya ada di kelas unggulan. Bahwa semua hanyalah karena sebuah kesalahan .
Apa iyaa semuanya hanya karena kesalahan?
Apa iya, semua usaha Juli selama ini sia-sia?
Namun, bertahan di tempat yang tidak pernah kamu pilih itu melelahkan.
Tetapi, Kalau bukan di sini, lalu di mana?
...