cantikachristi
- LECTURES 89,700
- Votes 4,541
- Chapitres 32
"Di mana aku?" gumamnya.
Cahaya lembut menyelimuti sekelilingnya. Perlahan, sebuah sosok muncul-tidak sepenuhnya jelas, namun memancarkan ketenangan yang luar biasa.
"Waktumu di dunia belum sepenuhnya usai, Bima Sakti," ucap suara itu.
Bima menoleh. "Aku... sudah mati?"
"Tubuhmu telah berhenti," jawab sosok itu tenang. "Namun jiwamu masih memiliki tujuan."
Ingatan tentang kecelakaan itu kembali berputar di benaknya. Anak kecil yang ia dorong ke pinggir jalan. Suara benturan keras. Rasa sakit yang menusuk.
"Anak itu... dia selamat?" tanya Bima dengan nada cemas.
Sosok itu mengangguk. "Selamat. Berkatmu."
Bima tersenyum kecil. "Syukurlah."
"Masih ada kesempatan bagimu," lanjut suara itu. "Kesempatan untuk hidup... dengan jiwa yang berbeda."
"Bagaimana maksudnya?"
Penasaran baca aja ☺️☺️