MIRALOVERS_STORY
- Reads 114
- Votes 20
- Parts 11
Tagline: Menjadi pilar rumah bukan berarti aku tidak bisa hancur.
Bagi Allea Syita, rumah bukanlah tempat untuk pulang, melainkan tempat di mana ia harus selalu siaga. Sebagai anak sulung, Allea tidak punya ruang untuk menjadi lemah.
Baginya, menangis adalah kemewahan yang tidak bisa ia beli, dan mengeluh adalah kata terlarang yang bisa meruntuhkan seluruh isi rumah.
Saat adik-adiknya boleh bermimpi setinggi langit, Allea harus membumi untuk menjadi pijakan mereka. Saat orang tuanya butuh telinga untuk mendengar, Allea harus membungkam suaranya sendiri. Ia adalah tameng, ia adalah mesin, ia adalah asuransi masa tua yang dipaksa dewasa sebelum waktunya.
Namun, kayu yang paling kuat pun akan lapuk jika terus-menerus dihantam beban yang tak masuk akal. Ketika sebuah rahasia besar terungkap dan ekspektasi keluarga mulai mencekiknya hingga sesak, Allea dihadapkan pada satu pilihan sulit:
Tetap menjadi pilar yang hancur perlahan, atau pergi untuk menyembuhkan luka yang tak pernah dianggap ada?