gisellesy
- Reads 104
- Votes 45
- Parts 16
Kisah ini dimulai saat mereka bertemu di perpustakaan sekolah. Seorang Alluna Estelle, atau biasa disebut Alluna yang pemarah kena senggol, apalagi disalip saat masuk berdesakan di perpus. Dan Alistair Thuro yang biasa dipanggil Arthur, tidak menghiraukan sekitar. Ialah yang menyalip Alluna. Dari situ, tiba tiba Alluna memimpikan Arthur, seseorang yang dibencinya? Dari situlah kisah mereka dimulai.
Ternyata takdir memisahkan mereka, mereka berdua harus berpisah sekolah karena berbeda tujuan. Dari situlah juga, banyak rintangan hubungan yang terjadi. Banyak sekali yang membicarakan hubungan tidak sehat mereka, banyak orang iri, padahal mereka tidak tahu kebenaran yang pasti.
"Jangan sampai kebawa omongan yang ngga ngga tentang kita berdua, ya Arthur?" ucap sang perempuan.
"Nggak pernah, aku disini cuman fokus di kamu. Bukan omongan oranglain. Semuanya aku perjuangin buat kamu."
Di sebuah hubungan memanglah harus ada pondasi yang kuat, melewati segala rintangan dan takdir. Dua hati harus sehati dan bertanggung jawab atas hubungan, bukan hanya satu atau dua orang. Namun disini, Arthur terlihat cuek pada hubungan ini, membuat Alluna denial dengan sikapnya.
"Lo beneran rela lepasin Arthur demi temen sekelas lo,
Lun?" ucap teman Alluna⚊Pretta Hiera.
"Padahal aku selalu berusaha bertahan di hubungan ini demi kamu, tapi kamu lepasin tanpa berpikir bulat dulu, Alluna." lirih Arthur dalam hati.
"Maaf."
Kisah ini nggak mungkin berhenti disini saja, masih banyak rintangan dan kebahagiaan didepan sana. Banyak takdir sudah mereka lawan demi sebuah hubungan sehat dan kebahagiaan. Selanjutnya, masih banyak keadaan menyedihkan, pengorbanan, namun mereka tetap memilih orang lama, karena mereka lah sendiri yang bisa memperbaiki dan saling memahami.