Authorfanfiction
- Reads 609
- Votes 117
- Parts 10
Jika banyak orang menganggap bunga kamboja identik dengan kematian, tidak demikian bagi Rebecca.
Gadis buta itu justru percaya, kamboja adalah bunga yang paling hangat, satu-satunya yang mampu menemani hidupnya yang gelap gulita.
Dari aroma kamboja, Rebecca belajar mengenali waktu. Ia tahu kapan lembayung mulai merayap di permukaan langit, dan kapan warna itu akan menyerah, digantikan oleh awan hitam dan suara burung yang saling bersahutan.
Di dunia yang tak pernah benar-benar bisa ia lihat, Rebecca bertemu dengan Freen-seorang penjual bunga.
Pertemuan yang sederhana, nyaris tak berarti apa ala. Namun dari situlah hidupnya perlahan berubah, seperti senja yang datang tanpa pernah diminta. Lalu apakah cinta mereka akan bersemi? atau malah sebaliknya?