luneveill
- Reads 998
- Votes 164
- Parts 1
Uang dapat membeli banyak hal. Kekuasaan dapat mengubah segalanya.
Janunggala Aksadaru Tjiepoetra tidak pernah terbiasa kalah. Setiap proyek, setiap kesepakatan, selalu berada di bawah kendalinya. Sampai satu keputusan bisnis besar yang ia anggap pasti berhasil justru runtuh di titik paling krusial-dan untuk pertama kalinya, uang tidak cukup untuk memperbaiki semuanya.
Di lain pihak, Galatea Bidhari Salawidja berjuang mempertahankan keluarganya di tengah pusaran politik yang perlahan menggerus segalanya. Satu-satunya cara agar semuanya tidak runtuh adalah menerima tawaran yang seharusnya tidak pernah menjadi pilihan: sebuah pernikahan yang lahir dari kepentingan, bukan perasaan.
Dua keluarga besar. Dua kepentingan. Satu perjanjian.
Tidak ada cinta. Tidak ada janji manis. Tidak ada ruang untuk harapan yang tidak tertulis dalam kontrak.
Bagi dunia, ini adalah penyatuan dua dinasti besar.
Bagi mereka, ini hanya sebuah kesepakatan.
Sampai perlahan, batas antara kontrak dan kenyataan mulai kabur.
Dan ketika sesuatu yang seharusnya tidak pernah ada itu mulai tumbuh di antara mereka, satu pertanyaan menjadi tak terhindarkan,
Jika ini hanya sebuah perjanjian, mengapa rasanya begitu nyata?
● Cover by Canva
All images are from Pinterest