oyin ayayi
6 stories
Agapé (Aralie - Oline) by FairieFiree
FairieFiree
  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
"Cinta sejati tidak butuh banyak kata untuk dimengerti. Ia cukup hadir di setiap genggaman tangan saat dunia terasa asing dan ingatan mulai memudar."
debt of love araline by abcdevann
abcdevann
  • WpView
    Reads 9,506
  • WpVote
    Votes 1,221
  • WpPart
    Parts 14
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang tak pernah berhenti bergerak, Oline Adistya hanya ingin bertahan. Siang kuliah, malam kerja di kafe. Hidupnya berputar di antara shift paruh waktu, tugas kuliah, dan tumpukan tagihan yang terus menekan. Semua terasa berat-sampai akhirnya dia sadar bahwa waktu dan tenaga manusia gak bisa dicicil kayak bayar kuliah. Saat keadaan mulai mendesak, Oline nekat melamar kerja misterius: asisten pribadi seorang CEO. Tanpa tahu kalau pekerjaan itu bakal mempertemukannya dengan Aralie Adhara -wanita yang hidupnya tampak sempurna di permukaan: elegan, sukses, dan selalu tenang... tapi diam-diam kesepian. Pertemuan mereka dimulai dengan kontrak kerja, tapi perlahan berubah jadi sesuatu yang jauh lebih dalam. Dua perempuan dari dunia yang berbeda - satu berjuang untuk bertahan hidup, satu berjuang untuk merasa hidup. Oline yang lelah tapi keras kepala, dan Aralie yang kuat tapi kosong. Dalam kota yang sibuk dan penuh cahaya, mereka menemukan bahwa kadang rumah bukan tempat... tapi seseorang yang bikin lo pengen berhenti berlari.
Dari senyum, turun ke hati!  by aryamnshrn
aryamnshrn
  • WpView
    Reads 171
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 5
Sinopsis Menjelang akhir masa kuliah, hidup Aralie terasa datar: skripsi menumpuk, jadwal bimbingan yang tak kunjung jelas, dan rutinitas kampus yang semakin membosankan. Sementara Oline lebih sering menghabiskan waktu di kantin dan perpustakaan hanya untuk tidur siang, menganggap dunia perkuliahan tak lebih dari rutinitas yang harus segera selesai. Mereka berdua sama sekali tidak pernah bertemu, bahkan tak pernah sadar kalau selama ini kuliah di kampus yang sama. Hingga suatu hari, sebuah kejadian sepele mempertemukan mereka-senyum kikuk yang berlanjut menjadi candaan ringan. Dari situlah, hari-hari monoton mulai berubah. Obrolan tentang skripsi berubah jadi perdebatan kecil yang seru, waktu luang jadi alasan untuk bertemu, dan setiap senyum yang mereka tukar diam-diam membuat hati berdebar lebih cepat. Dua mahasiswa yang tak pernah menyangka, akhir perkuliahan justru menghadiahkan mereka warna baru-dan mungkin juga, cinta baru.
Delusional : Ilusi yang Menyenangkan by Kakrasena
Kakrasena
  • WpView
    Reads 16,153
  • WpVote
    Votes 2,153
  • WpPart
    Parts 39
"Dia tersenyum... dan aku yakin itu untukku. Tapi nyatanya? Bukan". Dandelion Imanuel-cowok pendiam yang lebih sering hidup di kepala sendiri-jatuh cinta pada Aruma Rachelia, cewek populer dengan lesung pipi dan senyum paling manis di sekolah. Buat Manuel, Arum bukan sekadar "crush". Dia adalah tokoh utama di semua skenario cinta yang Manuel tulis diam-diam dalam pikirannya. Dalam dunia imajinasinya, mereka sudah bersama. Tapi di dunia nyata... bahkan namanya saja Arum belum tentu tahu. Antara realita dan delusi, antara harapan dan kenyataan-Manuel harus belajar bahwa cinta diam-diam juga bisa bikin sesak. Pertanyaannya: berani gak, keluar dari kepalanya sendiri dan benar-benar menyapa Arum?
Monolog by detolenaktau
detolenaktau
  • WpView
    Reads 86,131
  • WpVote
    Votes 11,535
  • WpPart
    Parts 63
Mereka berjalan di dunia masing-masing, berbicara sendiri dalam monolog tanpa jawaban. Tapi bagaimana jika Anonymous bukan sekadar bot? Dan jika perasaan yang terpendam akhirnya menemukan jalannya?
Sanctum | ᴀʀᴀʟɪɴᴇ  by HushLatte_
HushLatte_
  • WpView
    Reads 24,123
  • WpVote
    Votes 765
  • WpPart
    Parts 5
Note : not a place to satisfy your lust❗ Sinopsis : Di ujung jalan kecil yang tak tercatat di peta, berdirilah sebuah perpustakaan tua, sunyi, rapuh, dan nyaris dilupakan waktu. Namun bagi anak-anak yang kehilangan rumah, tempat itu adalah keajaiban terakhir: ruang kecil tempat mereka boleh tertawa, bermimpi, dan menjadi anak-anak tanpa harus meminta izin pada dunia. 𝘙𝘢𝘤𝘩𝘦𝘭𝘪𝘦 𝘓𝘢𝘶𝘯𝘢 𝘈𝘣𝘪𝘨𝘢𝘪𝘭 menjaga tempat itu seperti seseorang menjaga napasnya sendiri. Ia tak menginginkan banyak hal dari hidup, hanya agar atap yang bocor itu tetap menaungi tawa-tawa yang tak punya arah pulang. Lalu 𝘔𝘢𝘯𝘶𝘦𝘭 𝘔𝘢𝘩𝘦𝘯𝘳𝘢 𝘈𝘴𝘵𝘦𝘳𝘷𝘢𝘭𝘦 datang. Membawa proposal, kebijakan, dan niat baik yang terasa terlalu rapi untuk dunia yang retak. Yang ia sebut penyelamatan, bagi Rachelie terdengar seperti ancaman. Dan apa yang Manuel yakini sebagai masa depan, justru mengancam satu-satunya masa kini yang dimiliki anak-anak itu. Ini bukan kisah cinta yang tumbuh dari janji manis atau kebetulan romantis. Melainkan pertemuan dua jiwa yang bertolak belakang: yang satu bertahan dengan hati, yang satu bergerak dengan logika. Di antara perdebatan, kehilangan, dan pilihan-pilihan yang tak pernah adil, mereka perlahan belajar satu hal. bahwa rumah tidak selalu berdiri di atas tanah. Kadang, ia hidup di dada seseorang. Dan kadang, ia harus diperjuangkan sampai hancur.