1
2 stories
ALIF (TERBIT) by Sastra_Lara
Sastra_Lara
  • WpView
    Reads 11,509,701
  • WpVote
    Votes 750,609
  • WpPart
    Parts 71
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Apakah seorang anak Kiai harus bisa menjadi penerus kepemilikan pesantren? Ya. Namun, berbeda dengan seorang Haafiz Alif Faezan. Mahasiswa lulusan sarjana kriminologi yang memilih karier sebagai polisi reserse. Sebuah kasus membawa Alif bertemu kembali dengan gadis yang ia cari selama sepuluh tahun ini. Gadis kecil yang pernah ia dekap dalam keadaan sekarat, sekarang tumbuh menjadi perempuan cantik nan penuh kejutan. Pertemuannya dengan sang gadis membawa kemudahan bagi Alif dalam menyelidiki kasus tersebut. Sama halnya, mudah bagi Alif untuk jatuh hati dengan Lahya Deemah, gadis berusia 18 tahun. "Lahya ini anak kecil, mana boleh menikah dengan Gus yang umurnya jauh di atas Lahya?" "Boleh. Bapak kamu sudah merestui." "Apa yang Gus inginkan dari anak kecil seperti Lahya?" "Izinkan saya membimbing kamu dalam dekapan hangat, sampai selamat ke tangan Tuhan." "Tapi, Lahya sudah bertunangan." "Apa yang kamu tunggu dari sebuah penantian yang dia tawarkan, Lahya? Sedangkan saya di sini menawarkan kepastian, namun tak kunjung kamu beri jawaban. Saya semakin takut tenggelam dalam mata itu dan hafalan Quran saya tertinggal mengambang. Sejatinya yang haram takkan mungkin menjadi halal dan suci. Maka dari itu jadilah halal bagi saya, dan saya akan selalu suci untuk bisa menyentuhmu seperti kalam-Nya." '__'__'__' ⚠️DILARANG KERAS MELALUKAN PLAGIASI BERKEDOK TERINSPIRASI⚠️ ⚠️Hak cipta dilindungi Allah Ta'ala⚠️ [Disarankan untuk tidak membaca cerita ini di tempat umum. Dikarenakan dapat mengalami gejala baper, salting, senyum-senyum sendiri, menangis dan emosi disatu waktu] '__'__'__' Start : Juli 2023 End : September 2024
HIJRAH [TAMAT] by Au_dhila12
Au_dhila12
  • WpView
    Reads 1,595,361
  • WpVote
    Votes 106,179
  • WpPart
    Parts 76
[Don't Forget to Follow My Account] ___________________ Aqueena awalnya menolak mentah-mentah keinginan kedua orang tuanya untuk mengirim dirinya belajar di pondok pesantren milik sang paman. Menurutnya, lebih baik mengekori keduanya sampai ke London, daripada harus berhadapan dengan segala peraturan menyebalkan yang berada di tempat berjulukan penjara suci itu. Namun tampaknya Aqueena tak dapat menolak. Saat tapak kakinya menginjak tanah pesantren, maka saat itu pula kehidupan Aqueena perlahan-lahan mulai berubah. Arti persahabatan, kekeluargaan, perkelahian kecil, bahkan masuk ke ranah percintaan. Semua menerobos masuk dalam kehidupan flat Aqueena, tak memberi cela pada si gadis pirang untuk menolak. ©Audhi Bahng, 2022 | Hijrah