FebraLew_02
"𝕬𝖓𝖉 𝖓𝖔 𝖔𝖓𝖊 𝖊𝖑𝖘𝖊 𝖐𝖓𝖔𝖜𝖘 𝖙𝖍𝖆𝖙 𝕴'𝖛𝖊 𝖌𝖔𝖙 𝖆 𝖕𝖗𝖔𝖇𝖑𝖊𝖒,
𝕬𝖓𝖉 𝖓𝖔 𝖔𝖓𝖊 𝖊𝖑𝖘𝖊 𝖐𝖓𝖔𝖜𝖘 𝖙𝖍𝖆𝖙 𝖙𝖍𝖊 𝖘𝖜𝖔𝖗𝖉 𝖜𝖎𝖑𝖑 𝖉𝖗𝖔𝖕."
Hidupnya kini dipenuhi dusta, luka, dan kehampaan yang tak dapat ia jelaskan. Seakan dunia telah melupakannya, meninggalkannya berjalan sendirian di lorong panjang yang dingin dan sunyi. Ada hari-hari ketika ia bertanya pada dirinya sendiri, untuk apa ia dilahirkan? Untuk apa denyut jantung ini masih bertahan, jika setiap langkah hanyalah bayangan dari rasa sakit yang tak kunjung reda? Ia tidak menemukan jawabannya. Hanya hening. Hanya kosong.
Namun suatu hari, takdir mempertemukannya dengan seseorang yang sama rapuhnya, tetapi membawa cahaya yang berbeda. Seseorang yang membuatnya menyadari bahwa mungkin, alasan hidup tidak ditemukan melalui pertanyaan, melainkan melalui pertemuan. Dan dari bibir orang itu, ia mendengar kalimat yang menggetarkan hatinya yang telah lama membeku.
"𝘈𝘺𝘰 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘣𝘶𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢..."
Kalimat sederhana, namun mampu menembus dinding yang selama ini ia bangun untuk melindungi dirinya dari dunia. Untuk pertama kalinya, ia merasa hidupnya mungkin masih bisa diperbaiki. Untuk pertama kalinya, ia merasakan bahwa keberadaannya mungkin tidak sia-sia.
𝗛𝗔𝗡𝗬𝗔 𝗙𝗜𝗞𝗦𝗜, 𝗗𝗜𝗠𝗢𝗛𝗢𝗡 𝗕𝗜𝗝𝗔𝗞 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗔𝗖𝗔. 𝗗𝗔𝗡 𝗜𝗡𝗜 𝗛𝗔𝗡𝗬𝗔 𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔 𝗣𝗘𝗡𝗗𝗘𝗞, 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗔𝗗𝗔 𝗞𝗘𝗟𝗔𝗡𝗝𝗨𝗧𝗔𝗡𝗡𝗬𝗔.