saldik22
- Reads 379
- Votes 131
- Parts 2
Dunia Najib dan Rasel itu ibarat kopi tubruk dan vanilla latte dari kafe bintang lima.
Najib adalah representasi nyata mahasiswa Teknik Mesin-sangar, berkulit eksotis karena sering berjemur di lapangan bola, urakan, dan hidupnya cuma berputar di sekitar tugas revisi. Sementara Rasel adalah "pangeran" dari Fakultas Bisnis Internasional. Cowok soft boy berkulit porselen yang selalu berbalut barang branded, namun diam-diam menyimpan segudang insecure dan trauma akan orang-orang yang hanya ingin memanfaatkannya.
Garis takdir mereka yang awalnya berjalan paralel, tiba-tiba dipaksa bersinggungan gara-gara tragedi rem sepeda blong. Namun siapa sangka, luka lecet di lutut Rasel malah mengundang sisi super lembut dan protektif dari cowok se-urakan Najib. Tatapan tulus Najib perlahan mulai meruntuhkan dinding pertahanan Rasel.
Sementara itu, di sudut kampus yang lain, takdir juga sedang bermain-main. Isal, sang pewaris tunggal super angkuh dari Fakultas Ilmu Sosial, baru saja mengibarkan bendera perang dengan Dika-cowok Fakultas Ilmu Olahraga bersumbu pendek. Gara-gara insiden cipratan kuah bakso di atas sepatu sneakers limited edition, permusuhan sengit antara Si Dingin dan Si Pembuat Onar resmi dimulai.