Laut pasang
4 dzieła
LAUT SEBELUM PASANG autorstwa Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Odsłon 20,131
  • WpVote
    Głosy 1,339
  • WpPart
    Części 2
1988 adalah tahun dimana kebahagiaan masih menyelimuti keluarga Purnomo. Tahun dimana Ibu masih ada, sebelum bintang paling terang pergi keperaduannya. Copyright, Lilpudu, 2024.
LAUT PASANG 3 autorstwa Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Odsłon 13,231
  • WpVote
    Głosy 746
  • WpPart
    Części 2
Tidak ada yang lebih melelahkan dari menjalani hidup layaknya orang mati. Sebab ternyata menjalani kehidupan setelah perpisahan, membuat Apta kehilangan minat untuk menjalani hidup layaknya manusia normal. Yang jika diberikan pilihan antara hidup dan mati, lelaki itu akan memilih opsi kedua. Sebab tidak ada yang namanya ketenangan di dunia, melainkan hanya khayalan semata.
Laut Pasang, 1994 (SEASON 2) autorstwa Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Odsłon 270,422
  • WpVote
    Głosy 18,344
  • WpPart
    Części 7
Karena sejatinya, semua manusia di bumi ini akan saling meninggalkan. Lebih tepatnya, semua tidak kekal. Manusia akan datang dan pergi. Begitu seterusnya. Copyright, -Lilpudu, 2023.
+ 15 więcej
Laut pasang, 1994  autorstwa Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Odsłon 1,935,833
  • WpVote
    Głosy 77,424
  • WpPart
    Części 14
PART TIDAK LENGKAP. [Sudah dibukukan - Tersedia di Gramedia] Peristiwa yang menghancurkan seluruh kota dalam waktu singkat. 7 raga paling menyedihkan menjadi saksi bagaimana gilanya gelombang pasang malam itu. Malam terakhir penuh bintang, seindah senyuman ibu 6 tahun silam. "Apta! Esa! Pegang tangan Mas yang kenceng!" Copyright- Lilpudu, 2O22.