kisaswain
Stasey Olivia Grayon-sebuah paradoks yang memabukkan. Wajah cantiknya bagaikan undangan untuk berdosa, namun hatinya adalah labirin tak berujung. Ia bagai trofi berlapis emas, dipajang di puncak mimpi para pria, namun tak satu pun mampu benar-benar memilikinya.
Polos di luar, licik di dalam. Stasey tahu bagaimana menyalakan api di hati seseorang, lalu meninggalkannya membara sendirian. Dan dari semua nama yang pernah singgah di orbitnya, hanya satu yang cukup bodoh untuk tetap bertahan di pusaran itu-Nathaniel Oscar.
Nathaniel, kakak tingkat yang selalu berdiri tegak, dingin, dan seakan kebal terhadap tatapan memabukkan Stasey. Tapi di balik tembok baja itu, hatinya telah lama terkunci pada satu nama yang tak ingin ia lepaskan. Meski harus terluka, ia tetap memilih untuk tinggal.
Namun, takdir punya caranya sendiri. Sebuah kisah dari masa lalu muncul, menggoyahkan simpul yang selama ini ia jaga. Dan untuk pertama kalinya, Nathaniel harus mempertanyakan: apakah mempertahankan Stasey adalah kemenangan... atau justru kutukan?
🦢🦢🦢
"Nice to meet you, loser." Pria itu tersenyum dingin, menyodorkan tangan seolah ajakan berjabat adalah bentuk belas kasihan. Jemarinya lalu melingkar santai di pinggang Stasey, menariknya lebih dekat, seakan menegaskan kepemilikan yang tak terbantahkan. "Aku tunangannya Stasey."
Oscar membeku. Rahangnya mengeras, sorot matanya berubah menjadi bara. Ia tahu, permainan ini tidak lagi sekadar soal hati-melainkan harga diri, reputasi, bahkan masa depan. Jika ia kalah... maka ia akan kehilangan segalanya.