saldik22
- Reads 6,827
- Votes 807
- Parts 22
"GILA! KALIAN SUDAH GILA!"
Suara bariton itu menggelegar di seluruh penjuru ruang kerja mewah di lantai atas. Boy Firmansyah Wijaksono, sang CEO muda yang namanya disegani di bursa saham, melempar berkas di tangannya hingga berserakan. Napasnya memburu, matanya merah menatap kedua orang tuanya yang baru saja masuk ke ruangan
"Aku sudah punya pacar ! Kami sudah berencana menikah tahun depan! Kenapa Papa dan Mama malah membawa bocah ingusan itu masuk ke hidupku?!" Boy berteriak frustrasi
"pacarmu itu hanya menginginkan hartamu, Boy! Dia model haus panggung yang tidak akan pernah mau memberimu keturunan atau mengurus rumah tangga dengan benar!" balas Papanya tak kalah keras. "Pilihannya hanya dua: Nikahi Andika dan posisi CEO-mu aman, atau kejar pacarm mu itu dan angkat kaki dari rumah ini tanpa membawa satu sen pun!"
"Baik," desis Boy dengan nada dingin yang menusuk tulang. "Aku akan menikahinya. Tapi jangan harap aku akan memperlakukannya sebagai manusia."