Bromance
148 stories
The Lost Cael by Pandan-green
Pandan-green
  • WpView
    Reads 5,358
  • WpVote
    Votes 1,088
  • WpPart
    Parts 12
Marcel mengutuk orang yang telah menabrak ibu dan adiknya hingga tewas. Menyumpah pelaku tidak akan diberi kebahagiaan dalam hidupnya. Terus tersiksa. Terus mengalami luka yang lebih sadis dari yang ia alami sampai detik ini. Marcel bersumpah. Tapi ... takdir malah main-main dengannya. "KENAPA HARUS TUBUH INI, SIALAN?!" Deskripsi diubah 21 Maret 2026
After Living In Apartment  by Pandan-green
Pandan-green
  • WpView
    Reads 1,032
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 3
Demi bisa mandiri dan belajar untuk hidup sendiri dengan tenang, Heksa memilih meninggalkan rumah dan menetap di apartemen. Tidur-makan-kuliah, Heksa kira hidupnya akan setenang dan semulus itu. Namun, hanya karena satu orang, satu tetangga yang tinggal di unit seberangan dengannya, harapan hidup tenang Heksa sirna seketika. "Siapa nama lo?" "Jack Halley." "Lo kayak bapak-bapak." "Lo mirip cewek." "Woy!"
Jace's New Life [Transmigrasi] by itsm_arina
itsm_arina
  • WpView
    Reads 13,853
  • WpVote
    Votes 1,561
  • WpPart
    Parts 13
(Update setiap hari) Jace, seorang pemuda yatim piatu yang hidup sebatang kara di rumah kecil peninggalan orang tuanya. Walaupun hidup tanpa adanya kasih sayang orang tua, Jace tetap menjalankan kehidupannya di pedesaan dengan baik. Setelah Jace berdamai dengan keadaan, tiba-tiba Jace terbangun di tubuh seorang pemuda dari novel yang telah ia baca. Ia terbangun di tubuh anak ketiga yang dianggap pembawa sial oleh keluarganya. Apalagi setelah Sean, anak kelima yang telah lama hilang telah ditemukan dan kembali hidup bersama mereka kehidupan pemuda itu semakin menyedihkan. Tetapi apa yang terjadi? Mengapa semua orang memusatkan perhatiannya pada Jace. Orang yang seharusnya memusatkan perhatiannya kepada Sean malah memberikan perhatiannya kepada Jace dan menjadi sangat posesif. Sean yang seharusnya manipulatif dan benci terhadap Jace malah menjadi sangat manja padanya. Apa yang terjadi? --------------------------------------------------- Author's note: Pada cerita ini terdapat bahasa yang tidak baku dan kata-kata yang cukup kasar. Cerita ini murni dari pemikiran saya, jika ada persamaan alur atau nama tokoh mohon di maafkan.
Sisi Menarik Figuran (End) by Aranynabl
Aranynabl
  • WpView
    Reads 1,763
  • WpVote
    Votes 235
  • WpPart
    Parts 20
Transmigrasi with Sistem 321 Lagi enak-enaknya rebahan sehabis pulang kerja, eh Rakesha malah meregang nyawa akibat ketimpa lemari. Mana belum mandi lagi... Tapi tenang! dirinya masih hidup kok, walau di raga orang lain. Ya tidak apa-apa sih karena raga barunya sekarang ini orang kaya... "AAAA MAU BACK TO MY HOUSE, MY KASUR!!!" Sayang sekali, impiannya untuk berleha-leha bergelimang harta harus pupus karena ada... [Sudahi drama bodoh mu itu!] #figurangacor
Arash's Mission by Aegi_Na
Aegi_Na
  • WpView
    Reads 182,176
  • WpVote
    Votes 19,858
  • WpPart
    Parts 28
Arash yang belasan tahun menjadi penghuni di panti asuhan harus menerima misi untuk menyatukan keluarga sponsornya! ⋆。˚ ⋆◍◍☆‧͙⁺˚*・༓☾☽༓・*˚⁺‧͙☆◍◍⋆ ˚。⋆ "Pergi." "Tapi Kak, makan malamnya udah Arash siap--" Buakh! "Allahu, tolong hamba Ya Allah." ⋆。˚ ⋆◍◍☆‧͙⁺˚*・༓☾☽༓・*˚⁺‧͙☆◍◍⋆ ˚。⋆ Kisah Arash yang berusaha untuk mengembalikan suasana keluarga di dalam rumah barunya. Dapatkah Arash, pemuda yang dikenal baik hati ini meluluhkan semua anggota keluarga dan akhirnya merasakan hangatnya sebuah keluarga? Ayo temani perjalanan Arash untuk menghadapi keluarga barunya~ -BROMANCE- RANK ❗❗ #1 in keluarga #3 in slice of life #30 in brothership
Saujana Kasih by blackcurrantbery
blackcurrantbery
  • WpView
    Reads 6,241
  • WpVote
    Votes 880
  • WpPart
    Parts 21
Senja turun di rumah yang tak pernah benar-benar sunyi. Vano baru menutup laptop ketika aroma jahe dan madu dari dapur mendahului munculnya Alfa. "Udah minum obat, kak?" suara lembut Alfa terdengar. Vano tersenyum tipis. "Belum. Nanti aja, bang " Alfa meletakkan cangkir, uapnya naik tipis. "Jangan telat makan. Kakak sejak tadi pegang laptop terus." Ia berdiri di belakang, memijat bahu Vano perlahan. Dari lorong terdengar suara lain. "Capek, kak?" Gema muncul, menempelkan pipinya ke lengan Vano, tangannya perlahan menyelip ke pinggang kakaknya. Tekanan pertama lembut, selanjutnya lebih dalam. Vano diam tak berkomentar, hanya mengencangkan rahang. Alfa menghentikan pijatan. "Gema, kamu belum makan?" "Sudah," jawab Gema, wajah kosong, tangannya masih di pinggang Vano. Bibirnya mendekat ke telinga kakaknya, lirih, "...jangan terlalu dekat sama Alfa, kak....: ".....nanti aku cemburu." Alfa tak mendengar, tapi melihat garis tipis di alis Vano menegang. Ia pergi ke dapur, dan cengkeraman Gema berubah, menarik Vano sedikit. "Kakak ngerti kan?" Vano menatap hangat. "Iya." Gema tersenyum miring, tangannya naik ke pipi Vano, lalu mengecup pipi Vano lembut tapi terasa seperti menandai kepemilikan. " Kalau ngerti, jangan buat aku cemburu," bisiknya.
Life For Rei by seselllllll
seselllllll
  • WpView
    Reads 159,899
  • WpVote
    Votes 10,606
  • WpPart
    Parts 38
"Mama... Papa... Rei janji bakal sembuh. Tapi jemput Rei, ya?" Kalimat itu sudah seperti mantra yang diucapkan bibir pucat Rei Elvianno selama sepuluh tahun terakhir. Di sana, ia melihat anak-anak lain pulang dengan tawa lebar, menggandeng tangan orang tua mereka setelah dinyatakan sembuh. Sementara Rei? Ia hanya ditemani bau karbol yang tajam dan selang infus yang menusuk kulit pucatnya. Keluarga Elvianno menganggapnya "barang cacat". Rei tersenyum pahit. Ia tahu. Ia bukan anak kecil bodoh lagi. Ia tahu ia telah dibuang. Namun, di sudut hatinya yang paling dalam, setitik harapan tetap ia pelihara. Ia ingin menunjukkan bahwa ia bisa sembuh. Ia ingin berguna. Tahun demi tahun berlalu. Penyakit Leukemia Mielomonosit Juvenil itu akhirnya mencapai titik jenuh. Tubuh Rei semakin ringkih, seolah tulang-tulangnya hanya dilapisi selembar kertas tipis. Malam itu, hujan turun dengan lebatnya. Rei menatap pintu kamar yang tertutup rapat, masih berharap pintu itu terbuka dan menampakkan sosok Mama atau Papa-nya. Sekali saja. Tes. Setetes air mata jatuh sebelum pandangannya mengabur. Dada Rei sesak, oksigen seolah enggan masuk ke paru-parunya. Tit.. tit.. tit............ Bunyi nyaring dari monitor EKG membelah kesunyian malam. Garis di layar itu mendatar, menghilangkan irama kehidupan yang selama ini bertahan dengan paksa. Cring..!! Rei mengerjap. Langit-langit di atasnya bukan lagi beton kusam Rumah Sakit Cinta Kasih yang retak di sana-sini. Langit-langit ini putih bersih, dengan pencahayaan hangat yang lembut di mata. Di sana, di samping ranjangnya yang empuk, seorang pria dewasa sedang terduduk di kursi kayu dengan kepala yang tertunduk lesu di atas lipatan tangannya di pinggir kasur. "Rei? Kamu... kamu sudah sadar, Sayang?" "Om... siapa?"
Papah Muda (End✔️) by Elraufgatharkan07
Elraufgatharkan07
  • WpView
    Reads 4,656
  • WpVote
    Votes 447
  • WpPart
    Parts 2
Papah muda yang di posesifin anak-anaknya.
Crazy Obsession  by Elraufgatharkan07
Elraufgatharkan07
  • WpView
    Reads 55,884
  • WpVote
    Votes 4,382
  • WpPart
    Parts 12
Bromance kentel ( pake banget, bukan bl )✔️ Anak posesif ayah✔️ Setiap karakter gila ✔️ Isinya lebih gila✔️ Bahasa campuran✔️ Untuk 18+ ✔️ Aizeeland Altakara. Seorang remaja 18 tahun yang tewas karena dicium, tiba-tiba terbangun dan menempati tubuh seorang pria yang menjadi pusat obsesi gila keluarga nya. _______________ "Kau tidak boleh menciumnya! Dia ayahku!" "Menjauh dari ayahku, atau ku ambil jantung mu!" "Ku beri dua pilihan. Mati atau mati? " Cover by pint
Deenevan by al-zeraa
al-zeraa
  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
silakan baca🤌 ***** Setelah bertahun-tahun hidup bersama kakek dan neneknya, Deenevan akhirnya kembali ke mansion keluarganya-tempat yang dulu hanya hidup dalam ingatannya. Rumah itu masih berdiri megah, tapi di balik kemewahannya tersimpan hawa dingin yang membuat dada terasa sesak. Ibunya sudah tiada, dan hubungannya dengan sang ayah tak pernah benar-benar hangat. Mereka berbicara seperlunya saja, seolah di antara mereka terbentang jarak yang tak bisa dijembatani kata-kata. Namun, ada sesuatu yang jauh lebih mengganggu daripada kesunyian itu. Sejak hari pertama ia pulang, Deenevan merasakan tatapan yang mengikuti setiap langkahnya. Lorong-lorong mansion terlalu sepi, tapi udara di dalamnya terasa hidup-seolah mengamati. Draxen, kembarannya tidak pernah pergi. Ia masih di sana, bersembunyi di antara dinding dan bayangan rumah itu, menunggu. Obsesi lamanya terhadap Deenevan belum padam, justru tumbuh, berubah menjadi sesuatu yang gelap dan tak wajar. Ia ingin Deenevan untuk dirinya sendiri-seutuhnya, seperti dulu. Ia mencoba melupakan, tapi misteri itu tak pernah benar-benar mati, hanya menunggu saat untuk kembali menuntut bagian dari dirinya yang hilang. ●●● Di baca dulu, siapa tau suka🫣 ga terlalu bisa buat deskripsinya Bukan bl dan incest..? sedikit sus