Javanese Romance
4 stories
Undisclosed [END] by feratheiaa
feratheiaa
  • WpView
    Reads 2,864,580
  • WpVote
    Votes 182,744
  • WpPart
    Parts 56
she was never supposed to be known he was never supposed to want her •••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• Ghazya yang tengah menikmati kedamaian hidupnya sebagai designer interior tiba tiba menjadi sorotan publik karena pusaran isu yang mengaitkan hubungan dengan salah satu Staf Khusus Kepresidenan, Arnesh Hardiyata. Sebagai bentuk tanggungjawab, Arnesh berusaha mencari tahu info lebih dulu tentang Ghazya sebelum jadi bahan gorengan media dan senjata musuh politiknya. Tapi pencariannya buntu, info tentang Ghazya sulit didapat. Tidak ada jejak digital sedikitpun. Tidak ada history Kartu Kredit apalagi hutang piutang, bahkan catatan medis pun kosong. Seolah olah perempuan itu tidak pernah benar-benar hidup di dunia yang sama. Tentu saja Arnesh akan sangat sulit mendapatkan info tentang Ghazya. Tak tercatat. Tak disebut. Tak diakui. Karena dia adalah anak rahasia dari calon presiden. 1# Politic whole half 2025 1# Secret
Letters Never Sent by ladyamoureusee
ladyamoureusee
  • WpView
    Reads 1,661,294
  • WpVote
    Votes 104,821
  • WpPart
    Parts 51
Jeshandra Manggala tidak pernah mengira, jika kepulangannya dari masa pelarian justru mempertemukan ia dengan pujaan hati pertama. Ayu parasnya tidak mungkin ia lupa. Mana lagi saat diam-diam hatinya lancang bertalu. Menatap matanya pun rasanya Jeshandra tak mampu. Alana Parasyudiati ... kenapa tiba-tiba Jeshandra menemukannya lagi? Bukankah seharusnya gadis itu telah pergi dari kota ini untuk ikut sang suami? Benar. Alana sudah menikah-itu kabar yang Jeshandra terima lima tahun lalu. Seutas kabar yang menjadi latar alasan pelariannya itu. Melihatnya kembali setelah lima tahun berusaha melupa, Jeshandra bisa apa selain kembali lancang untuk mengulik kabarnya? Dia terlampau penasaran, sampai terhenyak hebat saat mengetahui jika kabar dahulu adalah tak benar. Alana masih lajang. Pernikahannya batal. Dan dengan kurang ajar, Jeshandra justru bahagia luar biasa. copyright©2024 by ladyamoureusee.
Love Will Tear Us Apart by ladyamoureusee
ladyamoureusee
  • WpView
    Reads 4,982,118
  • WpVote
    Votes 295,101
  • WpPart
    Parts 51
Calon pengantinnya telah diganti. Itulah kabar yang diterima oleh Pram Madhava secara mendadak. Entah permainan apa lagi yang tengah dilakukan oleh Gusti Hardja, putra Pramoedya itu tak lagi ingin turut ambil pusing. Biarkan kali ini dia ikuti kemauan tetua Adikoesoemo itu. Yaitu, dengan menikahi putri sulung keluarga Tjahir. Rencananya cukup tersusun matang. Menikah, tinggal bersama, tak mencampuri urusan satu sama lain, kemudian mengadopsi anak jika diperlukan. Namun, siapa sangka jika pergantian calon pengantin itu bisa menggoyahkan segala rencananya. Bukan putri lemah lembut dan penuh tata krama yang Tjahir sodorkan. Namanya, Rembulan Kamaniya. Penampilan dan cara bicaranya tak seanggun sebutannya. Sebab selalu berhasil membuat Madhava mengerang frustasi dengan segala tindak-tanduknya. *** "Pakai baju yang benar, Kamaniya," Madha memperingati. "What? Horny?" copyright©2025 by ladyamoureusee.
WHEN I SEE YOU LIKE DAYLIGHT by carnationgrow
carnationgrow
  • WpView
    Reads 923,819
  • WpVote
    Votes 65,838
  • WpPart
    Parts 36
Nala Hapsari Sastrodiardjo ia sangat tersembunyi. Tidak terlihat media, dan hanya terkenal dikalangannya saja. Sang Eyang, Rukmini Sastrodiardjo telah menanamkan berbagai ajaran penting dalam kehidupannya. Dari tutur kata, perilaku dan berbagai aturan dalam kehidupan. Nala tumbuh menjadi wanita yang anggun nan ayu. Namun dua kalimat ini bisa membuat menghilangkan senyum yang selalu ia pertahankan didepan orang orang sesuai ajaran eyangnya. "I can't be in this relationship again, Nala. Let's end this." Dengan tak sopannya, Reza Pramono Aditya, tunangannya membatalkan pertunangan mereka dihadapan banyak tamu undangan saat Sastrodiardjo sedang merayakan ulang tahun hotel milik mereka. "Tidak seharusnya kamu bicara hal sepenting itu di tengah acara seperti ini. Saya harap kamu bisa menemui keluarga saya setelah ini." Nala berpalik arah dan meninggalkan lelaki itu. Ketukan langkah kaki Nala tidak nampak seperti orang yang baru saja di campakkan, berjalan dengan penuh kepercayaan diri, kepalanya terangkat membiarkan orang orang menatapnya.