yessicaeffendi
- Reads 10,684
- Votes 53
- Parts 1
Sebagai core dari delapan orang lain yang juga hidup bersamanya di dalam tubuh itu, Yesseh tidak menjadikan Dissociative Identity Disorder-nya sebagai masalah karena system mereka yang stabil dan functional multiplicity berjalan sangat baik.
Namun, karena memiliki masalah mental lain yang menurutnya membutuhkan penanganan, Yesseh tetap harus berhadapan dengan psikolog klinis. Tidak seperti DID, yang satu ini, dia tidak tahu harus menyebutnya dengan istilah apa. Setelah menjalani terapi, Yesseh menemukan fakta bahwa ada yang tidak biasa dengan struktur otaknya.
Sesi terapi tidak bisa dilanjutkan karena Yesseh memutuskan ingin pergi ke China, pun Dokter Syifa sudah tidak sanggup menghadapi kliennya. Kebetulan dia memiliki teman lama di Guangzhou dan akhirnya merujuk Yesseh padanya. "Mereka akan jadi lawan yang seimbang," ujar Dokter Syifa. "Kalau kita beruntung, mereka akan menjadi teman," tambahnya.
"Bagaimana kalau kita tidak beruntung, Dokter?" tanya Yessi yang merupakan host di system itu.
Dokter Syifa mencoba meyakinkan, tanpa tahu izin praktik rekannya itu ternyata telah lama dicabut.