louvieta_
- Membaca 2,340
- Vote 342
- Bab 13
Disclaimer!!!!!
1. Disini Enjoy futa
2. Homophobic gausah mampir skip aja
3. Hanya fiksi
Dalam dunia yang serba rasional, siapa sangka takdir bisa datang dari surat tua yang berdebu? Di saat semua orang sibuk mengejar cinta dengan caranya masing-masing, dua orang asing justru dipertemukan oleh satu janji kuno-janji yang diucapkan di bawah langit sore puluhan tahun lalu, oleh dua lelaki tua yang kini sudah tiada.
Dia adalah Sadana Valandra Caezarion, perempuan pendiam dan dingin yang lebih memilih kesendirian dibandingkan keramaian. Baginya, cinta adalah ilusi yang memecah fokus, dan pernikahan hanyalah kontrak sosial yang tidak punya nilai. Ia sibuk mengurusi bisnis keluarga yang keras, hingga suatu hari, sebuah surat dari mendiang kakeknya datang menghantam hidupnya seperti badai.
"Jika kamu membaca ini, berarti Kakek sudah tiada. Dan berarti, waktunya janji itu ditepati. Nikahilah cucu dari sahabat kakek. Anggap ini bagian dari warisan kehormatan keluarga kita."
Dan di sisi lain, ada Zamora Azallea Lavendra, gadis kuat dan keras kepala yang hidupnya penuh warna dan kebebasan. Ia suka melukis langit, menulis puisi di sela-sela hujan, dan tidak pernah percaya pada sistem patriarki atau perjodohan. Namun hidup tak selalu bisa ia atur sesuai keinginannya.
"Gue? Menikah sama orang asing cuma karena kakek gue janji sama temennya? Mana Cewek lagi, sorry aja gue bukan warisan."
Tapi hidup kadang berjalan tanpa persetujuan. Setelah serangkaian pertemuan yang memicu emosi dan perdebatan tanpa akhir, mereka mulai menyadari bahwa ada yang lebih dalam dari sekadar janji, rahasia masa lalu kedua kakek mereka yang selama ini disembunyikan, dan kenyataan bahwa pernikahan ini bukan hanya tentang mereka.
Pertemuan mereka diawali dari paksaan. Tapi dalam paksaan itu, muncul pengertian. Namun apakah perasaan itu cukup untuk mengubah arah takdir yang ditulis oleh orang lain? Atau justru mereka hanya korban dari sejarah yang tak pernah sempat selesai?.