chatharine
- Reads 11,785
- Votes 1,143
- Parts 14
Ranaika mengalami transmigrasi ke dalam sebuah novel.
Tokoh protagonis dalam novel itu adalah seorang jenius-murid peringkat satu di sekolah. Karena terlalu unggul di hampir semua mata pelajaran, banyak orang merasa iri dan tidak puas padanya. Akibatnya, mereka pun menyusun berbagai rencana licik untuk menjatuhkannya. Berbagai perundungan dan jebakan itu terus terjadi, sampai-sampai meninggalkan bayangan kelam yang sulit dihapus dari masa SMA sang protagonis.
Namun, para antagonis itu tidak pernah tahu satu hal penting.
Protagonis yang tampak miskin dan sederhana itu sebenarnya adalah putra sulung dari orang terkaya di Kota A.
Dan enam tahun kemudian, dengan kemampuan dan usahanya sendiri, ia akan menggantikan posisi ayahnya sebagai orang terkaya baru di Kota A. Sepuluh tahun setelah itu, ia bahkan akan menjadi orang terkaya termuda di seluruh negeri!
Saat hari itu tiba, para antagonis yang dulu menindasnya akan dibalas satu per satu-ditortur sampai tak bersisa!
~~~~~
Sialnya, Ranaika justru bertransmigrasi menjadi antagonis yang paling parah menindas sang protagonis.
Demi bisa bertahan hidup beberapa tahun lebih lama dan tidak berakhir tragis, Ranaika-si antagonis-pun mulai menyusun sebuah rencana perbaikan karakter.
Ia berusaha mati-matian mengubah citranya di mata sang protagonis, berharap bisa menebus dosa-dosa pemilik tubuh ini di masa lalu.
Namun, tepat ketika ia sedang kebingungan memikirkan cara menyelamatkan dirinya sendiri-
Tiba-tiba saja, tanpa peringatan, sang protagonis mendorongnya ke dinding.
Tubuh Ranaika terjebak di antara tembok dan lengan protagonis yang menahan di kedua sisi. Jarak mereka begitu dekat hingga napas keduanya hampir saling bertabrakan. Sepasang mata cokelat yang tenang namun dalam itu menatapnya tanpa berkedip, penuh tekanan yang tak bisa diabaikan.
Dengan suara rendah namun jelas, sang protagonis berkata,
"Ranaika, kalau kamu berani bikin masalah lagi, aku akan menciummu."