SelaMelani0
- Reads 677
- Votes 110
- Parts 8
Menikah dengan sesama pria karena utang nyawa masa lalu? Bagi Tian Xuning, seorang CEO yang stoic, kaku, dan gila kerja, itu bukan masalah. Menikah dengan pria jelas lebih praktis, rasional, dan bebas dari drama-atau begitulah pikirnya.
Nyatanya, Xuning salah besar.
Zheng Ziyu, "istri kecil" yang terpaksa ia nikahi karena ancaman dicoret dari kartu keluarga, ternyata adalah definisi nyata dari kata merepotkan. Ziyu itu berisik, keras kepala, hobi mengomel, dan penuh dengan tingkah kekanakan. Namun, di balik semua sikap sassy-nya, Ziyu punya misi rahasia: sengaja bertingkah ajaib demi memancing kemarahan sang suami hingga berujung menceraikannya!
Di bawah atap penthouse yang sama, pernikahan rahasia mereka pun berubah menjadi medan taktik. Ziyu terus sengaja membuat kekacauan demi memicu kata cerai. Namun, alih-alih terpancing, Xuning dengan pembawaan stoic-nya justru menanggapi setiap aksi kekanakan itu dengan kesabaran tingkat dewa. Ia selalu punya cara tenang untuk menjinakkan si kecil yang rewel tanpa banyak kata.
Seiring berjalannya waktu, benteng pertahanan keduanya perlahan mulai berubah. Sifat stoic Xuning secara bertahap mencair; semua tingkah kekanakan yang sengaja dibuat Ziyu justru terlihat sangat menggemaskan dan menumbuhkan rasa sayang yang mendalam di hatinya. Sementara Ziyu, alih-alih mendapatkan surat cerai, ia justru dibuat kelimpangan menghadapi pesona dewasa Xuning yang diam-diam begitu memanjakannya.
Saat benci mulai kalah oleh rasa nyaman, sanggupkah Ziyu mempertahankan gengsinya untuk meminta cerai, atau ia justru akan takluk sepenuhnya di pelukan sang suami?